Hemat = Modern

Sekarang, buang jauh-jauh pikiran bahwa orang-orang kaya yang punya barang-barang bagus yang sebenarnya tidak mereka butuhkan itu menunjukkan kalau mereka kaya, mereka hebat, dan mereka adalah manusua modern yang berhasil mengikuti globalisasi. Mengapa begitu ? Pada jaman ini, atau paling tidak ke masa depan, orang-orang kaya semacam itu sudah dunia katakan bodoh, jadul, tidak modern lagi, melainkan immodernisasi (proses menjadi tidak modern lagi).

Saya tidak melarang anda untuk menjadi kaya, bahkan saya menganjurkannya karena dengan menjadi kaya, anda bisa memenuhi kebutuhan anda dengan lebih baik. Namun jika anda kaya, tetaplah berhemat dan jangan hidup hedonis alias jor-joran. Itu tidak baik.

Itulah yang saya dapatkan dari pelajaran sosiologi. Salah satu ciri-ciri orang yang modern adalah orang yang hemat. Namun hemat dalam konteks ini bukan berarti pelit. Kita tetap perlu mengeluarkan uang kita dan membelanjakannya untuk sesuatu yang benar-benar kita butuhkan. Jangan sampai saya mendengar setelah artikel ini beredar, akan ada orang yang mati kelaparan karena mereka mengikuti ‘hemat’ yang saya katakan.

Hemat di sini adalah tidak membeli sesuatu yang sebenarnya kita tidak membutuhkannya. Kenapa kita memboroskan uang kita untuk hal-hal yang kita tidak butuhkan ? Ahli ekonomi Safir Senduk bahkan mengatakan jika ingin kantong kita aman, jangan pernah bayar lebih untuk sesuatu yang kita tidak perlu, artinya sama dengan yang tadi.

Uang seperti itu ‘kan bisa kita sumbangkan untuk membantu mereka yang tidak punya, buat beli pulsa, buat beli bensin, buat beli bolpen baru (hobi saya), atau yang lainnya deh. Kalau punya uang lebih, sebaiknya kita tabung aja, atau kita masukkan reksadana supaya uang kita tidak hilang tersapu inflasi.

Ingat, orang yang hemat adalah orang yang berpikiran modern !

Iklan

5 Komentar

Filed under Opini

5 responses to “Hemat = Modern

  1. pertamax gan…
    hemat pangkal kaya..
    hehe

  2. saya sepakat! rasional dlm membelanjakan uang itu bagian dari pola pikir modern!

  3. salut buat Indra, cara berfikirnya sudah sangat maju ke depan

  4. tapi kayaknya gw belum pernah denger tuh maekel jekson berhemat. bahkan pas kematiannya dia jor-joran segala.

Silahkan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s