Kalahkan Juara Olimpiade, Butet/Owi Jadi Satu-Satunya Wakil Indonesia di Final Denmark Open Super Series Premiers 2012

Di Odense, sore hari 20 Oktober 2012, wajah gembira tampak dari pasangan ganda campuran nomor satu Indonesia Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir. Ya, mereka berhasil mengalahkan juara Olimpiade London 2012 Zhang Nan/Zhao Yunlei dua set langsung 21-12 dan 21-17. Di final, mereka akan melawan peraih medali perak Olimpiade 2012 Ma Jin/Xu Chen

Butet/Owi tampak sangat sehat dan fit hari ini. Pasangan Cina tampil kurang garang, tidak khas Cina yang permainannya keras, cepat dan hantam terus seperti serangan naga. Mungkin Zhao Yunlei kelelahan setelah bermain di nomor ganda putri bersama pasangannya saat menjuarai Olimpiade 2012 yaitu Tian Qing. Dalam pertandingan ganda putri ini, Zhao Yunlei menerima kekalahan pertamanya hari ini dari pasangan Jepang Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 7 menit dengan skor 21-15 13-21 dan 21-10.

Kesalahan sering dilakukan pemain Cina, seperti pukulan yang meleset ke luar lapangan. Sedangkan permainan keras Butet/Owi sejak awal sudah merepotkan pasangan Cina.

Hendra/Ahsan kurang beruntung

Walau kalah 21-17 21-15 dari pasangan baru asal Korea Selatan Baek Choel Sin/Yeon Seong Yoo, Sebenarnya Hendra/Ahsan bermain baik. Hendra/Ahsan cukup kompak walau mereka pasangan baru, sedangkan pasangan Korea Selatan kurang kompak karena mereka sering kecolongan poin akibat salah koordinasi. Namun yang membuat pasangan Korsel ini menang adalah skill individu yang lebih baik daripada pasangan Hendra/Ahsan.

Hendra/Ahsan yang mantan pemain Olimpiade punya refleks dan kecepatan yang lebih bagus. Soal netting, pasanagan Indonesia lebih bagus. Mungkin yang agak disayangkan, kenapa pasangan Indonesia tidak bisa unggul duluan. Namun pertandingan mereka sedap dilihat, dengan reli-reli yang sangat cepat (ketika di set dua). Dan komentator pun dua kali menunjukkan rasa takjubnya terhadap permainan kedua pasangan baru ini dalam komentarnya yang berbahasa Inggris, “Oh my godness”.

Well, awal yang sangat bagus buat Hendra/Ahsan. Semoga sukses menjuarai turnamen selanjutnya 🙂

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Silahkan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s