Empat Prinsip Bermain Sudoku

Ngomong-ngomong, ini adalah tulisan pertama saya mengenai sudoku, yang akan menambah ketidakteraturan tema yang ada di blog ini haha. Sebenarnya saya bukan ahli main sudoku. Saya sendiri baru rutin main sudoku enam bukan terakhir. Tentu saja masih cupu ‘kan ? Salah seorang blogger yang saya kenal malah sudah bermain sudoku sejak kelas 7 SMP, ada yang sejak kelas 3 SD sudah bermain sudoku, kalau saya malah baru main sudoku mulai pertengahan semester tiga saat kuliah.

Peraturan main sudoku itu sebenarnya sangat sederhana : tidak boleh ada angka yang sama dalam satu baris, satu kolom, dan satu regio. Kalau ada angka yang dobel, pasti ada langkah yang salah dan anda harus mengukang dari langkah yang salah tadi, dan ini yang sering bikin gemes. Cara sederhana untuk mengecek apakah sudoku anda sudah terselesaikan dengan benar adalah

bila jumlah semua angka dalam sembilan regio anda adalah 45. Angka ini diperoleh dari penjumlahan 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 + 8 + 9. Jadilah angka 45, persis seperti tahun kemerdekaan republik Indonesia ini.

Sudoku sendiri muncul dalam berbagai bentuk. Ada yang 2×2, 2×3, 3×3 yang merupakan sudoku standar, hingga variasi sudoku 12 angka (4×3), sudoku 16 kotak (4×4) dengan 12 angka dan 4 huruf, sudoku 16 angka, hingga sudoku samurai (ada yang menyebutnya sudoku pelangi atau killer sudoku di beberapa situs sudoku luar negeri karena katanya susah bukan main dan butuh setidaknya lima hari untuk memecahkannya). Bahkan seorang pengusaha di Indonesia telah membuat sudoku 25×25 yang sedang dilombakan secara nasional. Menyelesaikan sudoku 3×3 aja kadang ruwet, apalagi ini 25×25 dengan 625 angka, jauh lebih ruwet lagi, haha.

Namun terlepas dari variasi sudoku yang ada, selama saya memainkan sudoku (kebanyakan sudoku standar 3×3), saya menemukan empat prinsip bermain sudoku. Apa saja ? Ini dia

– Prinsip satu : aturan main. Aturan main sudoku adalah prinsip pertama dalam bermain
– Prinsip kedua : isilah kotak-kotak yang mudah diisi terlebih dahulu. Sesulit apapun sudoku, pasti ada 1-2 kotak yang mudah diisi. Pada sudoku yang lebih mudah, hampir semua kotak bisa diisi dengan mudah tanpa menggunakan “kandidat” (angka apa saja yang bisa diisi ke kotak itu). Pada sudoku yang lebih sulit, memang kita harus menggunakan kandidat, namun dengan mengisi kotak-kotak yang mudah diisi, pekerjaan mengisi kandidat akan lebih mudah karena akan lebih spesifik. Cobalah !
– Prinsip ketiga : Tentukan kotak itu bisa diisi dengan angka apa saja. Inilah prinsip kandidate. Bila mengerjakan sudoku di komputer atau di hp atau di tablet, biasanya program-program sudoku menyediakan fitur “pencil” untuk memudahkan mengisi calon-calon angka di tiap kotak. Untuk prinsip ini, kita harus sangat teliti. Saya sering gagal menyelesaikan sudoku gara-gara kurang teliti mengisi kandidat, sehingga prinsip keempat tidak berjalan dengan baik.
– Prinsip keempat : Tentukan kotak itu tidak boleh diisi oleh angka apa. Ini yang saya sebut sebagai tahap eliminasi kandidat. Pada sudoku yang sulit, bisa jadi satu kotak punya enam kandidat. Karena satu kotak hanya bisa diisi satu kandidat, maka harus disederhanakan menjadi setidaknya dua atau tiga kandidat. Pada tahap eliminasi inilah teknik-teknik sudoku seperti naked pair, hidden pair, naked triple, hidden triple, naked quad, hidden quad, x-wing, swordfish digunakan, karena tujuan teknik-teknik sudoku ini adalah untuk memperkecil kemungkinan angka yang bisa diisi ke satu kotak. Ini juga yang sering bikin saya gagal menyelesaikan sudoku. Untuk mengetahui teknik-teknik sudoku lebih jauh silahkan main ke http://www.sudokuwiki.org

Salah seorang blogger pernah mengatakan, teruslah bermain sudoku, nanti kamu akan tahu sendiri bagaimana caranya menyelesaikan. Memang, ini berhubungan dengan kebiasaan. Pada awal-awal main sudoku level yang mudah bisa terasa sulit, namun kalau tambah sering main, pasti akan tambah mudah, dijamin !

Iklan

3 Komentar

Filed under Sudoku

3 responses to “Empat Prinsip Bermain Sudoku

  1. Ping-balik: Cara Yang Dijamin Berhasil Untuk Jago Sudoku | Blog Mas Indra

  2. Makasih ya…saya sedang mencoba untuk bermain sudoku. Dan baru paham bahwa sudoku engga kudu hitungan, tapi ketepatan dan konsentrasi. Thanks artikelnya

Silahkan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s