Pemain Pelapis Indonesia Mampu Imbangi Pelapis China di Belanda

Indonesia sukses menempatkan empat wakil di final Dutch Open GP 2013, Almere, dan memastikan satu gelar juara ganda putra. Cina hanya meloloskan satu wakil.

Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris. Sumber foto : badmintonindonesia.org

Lagi-lagi ini soal pertarungan dua raksasa bulutangkis dunia : Indonesia dan Cina. Pertarungan dua negara ini cukup sengit di tahun 2013, mulai pertarungan para pemain elite di Piala Sudirman 2013 Malaysia, Kejuaraan Dunia 2013 Cina dan di berbagai turnamen Super Series lainnya.

Pada Piala Sudirman, kita kalah tipis 3-2 dari Cina di babak perempat final. Di Singapore Open Super Series 2013, Indonesia pertama kalinya dalam sejarah Super Series menjadi juara umum, di turnamen yang banyak diisi oleh pemain elite dari Cina. Di Kejuaraan Dunia 2013 kita sukses menggondol dua gelar dari Cina, mengakhiri rekor Cina yang selalu sapu bersih semua gelar Kejuaraan Dunia sejak Kejuaraan Dunia 2010. Dan kini, pada episode pertarungan pemain pelapis, Indonesia lagi-lagi mampu mengungguli pemain pelapis Cina.

Dimulai dengan pemain yang baru bangkit dari kubur, Maria Febe yang menendang Deng Xuan yang berstatus unggulan lima, dilanjut dengan Rijal/Debby yang susah payah mengalahkan Kang Jun/Huang Yaqiong, disusul dengan Berry Anggriawan/Ricky Karanda Suwardi yang mengalahkan Kang Jun/Liu Cheng serta Wahyu Nayaka/Ade Yusuf yang mengalahkan putra kandung pelatih Cina Li Yongbo Li Gen/Zhang Nan (sehingga tercipta All-Indonesian Final di MD) dilanjut dengan kemenangan Anggia Shitta/Della Destiara mengalahkan Du Peng/Xiong Mengjing. Cina berpeluang pulang tanpa gelar bila satu-satunya wakil tersisa Bao Yixin/Tang Jinhua kalah dari Anggia/Della. Walaupun sulit karena Bao/Tang ini sebenarnya adalah pemain elite ganda putri Cina (Tang Jinhua berpasangan dengan Ma Jin, Bao Yixin berpasangan dengan Zhong Qianxin, pernah juga berpasangan dengan Tian Qing dan Cheng Shu dimana Bao menjuarai Malaysia SS 2013 dan Indonesia SSP 2013), saya harap Anggia/Della bisa menang.

Satu lagi kejutan muncul dari Hera Desi yang mampu mengalahkan unggulan 1 tunggal putri Porntip Buranaprasertsuk asal Thailand di babak perempat final, walau akhirnya kalah dari unggulan tiga asal Singapura  Gu Juan di babak semifinal.

Pemain-pemain Indonesia pembuat kejutan di Dutch Open GPG

Maria Febe Kusumastuti bt. Deng Xuan [5] [CHN] 11-21 21-19 22-20 (babak perempat final)

Hera Desi bt. Porntip Buranaprasertsuk [1] [THA] 21-19 19-21 21-14 (babak perempat final)

Anggia Shitta Awanda/Della Destiara bt. Shinta Mulia Sari/Yao Lei [1]] [SIN] 21-16 21-18 (babak perempat final). Padahal banyak pemain Indonesia susah ngalahin pemain Singapura ini, tapi mereka menang mudah dalam dua set.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Silahkan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s