Antara Merk Lokal dan Prestasi Tim Nasional

Sepanjang pengetahuan saya selama mengamati bulutangkis mulai pertengahan 2012, ada tiga nama besar produsen peralatan bulutangkis : Yonex (Jepang), Victor (Korea Selatan) dan Li Ning (Cina). Bila anda amati, semua pemain Cina pasti menggunakan peralatan bulutangkis buatan Li Ning, mulai dari tas, sepatu, raket hingga wristband. Begitu pula para pemain Korea Selatan yang selalu menggunakan Victor dan Jepang yang pasti bertanding dengan banyak tulisan Yonex mengelilingi pemain Jepang itu.

Bagaimana dengan negara lain ? Setiap negara beda-beda. Namun bisa dibilang bahwa merek paling melegenda di dunia Bulutangkis adalah Yonex. Pemain-pemain dari India, Malaysia, dan Eropa banyak yang bertanding dengan embel-embel Yonex. Indonesia pun sebelumnya sangat identik dengan Yonex, sampai di tahun 2013 ini PBSI mengijinkan para pemain untuk memilih sponsor mereka masing-masing. Jadilah para pemain pelatnas bulutangkis Indonesia bertanding dengan bermacam-macam apparel mulai dari merek global (Yonex, Victor, Li Ning, Reinforce Speed) hingga merek lokal seperti Astec dan Flypower. Bahkan dengan maraknya bongkar pasang di nomor ganda putra dan ganda putri membuat satu pasangan bisa membawa dua merek berbeda.

Kesuksesan Cina merajai bulutangkis dengan merk Li-Ning yang identik dengan pemain papan atas Cina seperti Lin Dan, Chen Long, Li Xuerui, Wang Yihan, Cai Yun, Fu Haifeng, Wang Xiaoli, Yu Yang, Zhao Yunlei, Xu Chen, Ma Jin dll. sepertinya telah menggoda pemain di belahan dunia lain untuk menggunakan Li Ning, di samping Li Ning sendiri berani menggaji besar untuk pemain top suatu negara (kabarnya Simon Santoso dikontrak 1 milyar setahun oleh Li Ning). Permainan cepat dan bertenaga ala Korea Selatan juga membuat makin banyak pemain yang menggunakan merek Victor, disamping Victor ini adalah sponsor dari turnamen bulutangkis dengan hadiah terbesar di dunia yaitu Victor Korea Open Super Series Premier, yang sayangnya mulai tahun 2014 tidak ada lagi. Dan Yonex, merupakan merek sejuta umat, mulai dari sponsor turnamen hingga pemain, membuat Yonex adalah merek yang bisa dilihat dimana-mana.

Sebenarnya Indonesia sendiri juga tidak kalah hebat soal bulutangkis. Malah menurut saya, dua negara terhebat bulutangkis itu kalau tidak Cina, ya Indonesia. Namun sepertinya masih sedikit para pemain yang memilih merek lokal. Sepengetahuan saya, pemain Indonesia level atas yang memakai merek lokal adalah ganda putra Angga Pratama/Rian Agung Saputro (Flypower), Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri, sponsor Flypower juga), Belaetrix Manuputti (sponsornya Astec) dll. Biasanya para pemain junior banyak yang memilih merek lokal. Walaupun masih sedikit pemain yang memilih selera lokal soal raket, namun PBSI sendiri punya sponsor yaitu Indofood, perusahaan makanan asal Indonesia yang sudah mendunia, sehingga apabila pemain Indonesia bermain di kancah dunia,dunia bisa melihat merek Indofood yang asli Indonesia. Beberapa negara lain juga mencantumkan produk lokalnya seperti Malaysia yang menggunakan logo MayBank di seragam para pemain Malaysia, SCG di seragam pemain Thailand dll.

Harapan saya, untuk kedepannya di turnamen beregu, mungkin ada baiknya Indonesia menggunakan apparel lokal, daripada menggunakan merek asing (seperti tahun 2013 Indonesia memilih Li Ning sebagai apparel pada turnamen Piala Sudirman 2013 Malaysia). Karena dengan menggunakan merek lokal, dan berprestasi, maka merek lokal juga akan terangkat, bersamaan dengan terkereknya bendera merah putih di tiang tertinggi. Semoga kedepannya makin banyak pemain elite dunia berprestasi asal Indonesia yang berapparel lokal.

Jayalah terus bulutangkis, sepakbola, angkat besi, balap, panahan, semua cabor Indonesia dan negara Indonesia, agar Indonesia dan produk Indonesia makin dikenal di dunia.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Silahkan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s