Tag Archives: Butet

Babak Dua Korea Open SSP 2013 : Markis/Pia Bikin Kejutan

Pasangan Kakak-Beradik Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth Mengalahkan Pasangan Peringkat Tiga Dunia

Markis Kido dan Pia Zebadiah Bernadeth sukses melaju ke babak perempat final setelah membuat kejutan dengan mengalahkan pasangan peringkat tiga dunia asal Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying lewat pertandingan tiga set 12-21 21-15 21-13 . Pasangan kakak beradik ini tampil dengan pertahanan yang bagus terhadap smash-smash kencang yang biasa dilancarkan oleh Chan Peng Soon.

Pasangan ganda campuran nomor satu Indonesia Butet/Owi juga berhasil melangkah ke perempat final setelah menang meyakinkan atas pasangan Jepang Kenichi Hayakawa/Misaki Matsutomo 21-4 21-11 dan hanya butuh 21 menit untuk menang.

Di lain pihak, pasangan Muhammad Rijal/Debby Susanto sukses kalah dengan tragis. Sempat unggul 19-14 dan 20-17 atas pasangan Korea Ki Jung Kim/Kyung Jung Eun, akhirnya pasangan Indonesia kalah di set pertama 20-22, dan di set dua pun juga kalah 14-21. Kesalahan dua kali nyaris menang yang dilakukan pasangan Rijal/Debby perlu diperbaiki.

Pemain yang belum tanding : Sony Dwi Kuncoro, Vita Marissa/Aprilsasi Putri, Greysia Polii/Meiliana Jauhari

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Butet/Owi Menjadi Runner-Up di Eropa Bersama Pebulutangkis Sumatera Utara

Walau dari dua wakil Indonesia yang sama-sama berlaga di final (Butet/Owi di final Denmark Open Super Series 2012 dan Milicent Wiranto di final Swiss International 2012), tidak ada yang keluar jadi juara. Setelah menghadapi lawan-lawan mereka, mereka akhirnya bisa meraih status runner-up.

Butet/Owi takluk 3 set dari peraih medali perak Olimpiade 2012 Ma Jin/Xu Chen 23-21 24-26 21-11. Sedangkan Milicent Wiranto yang juga memperkuat tim bulutangkis Sumatera Utara di PON 2012 kalah 24-22 dan 21-17 dari pemain Skotlandia Kirsty Gilmour. Milicent Wiranto mungkin kelelahan karena harus bertanding dua kali, sedangkan lawannya hanya bertanding sekali karena menang WO di babak semifinal.

Walau tidak berhasil menjadi juara, perjuangan dua wakil Indonesia ini patut diapresiasi. Butet/Owi sempat membuat Ma Jin syok dengan mengalahkan mereka di set kedua, sedangkan Milicent Wiranto berhasil melewati banyak pemain dengan ranking yang jauh lebih tinggi darinya seperti pebulutangkis putri Belgia keturunan Indonesia Lianne Tan dan pebulutangkis Inggris yang jadi unggulan Elisabeth Cann serta pebulutangkis Jerman Karin Shchnaase.

Biar kalah, jangan dihujat ya. Butet/Owi bermain di turnamen Super Series Premier yang merupakan turnamen dengan level tertinggi setelah Olimpiade. Lawan yang dihadapi pun adalah pasangan ganda campuran nomor satu dunia. Sedangkan Milicent Wiranto yang tidak diunggulkan berhasil jadi juara dua dengan mengalahkan lawan-lawan yang berat.

Maju terus bulutangkis Indonesia !!!

Kabarnya siaran tunda Denmark Open 2012 ini akan disiarkan di Indonesia. Jadi yang mau lihat perjuangan keras Butet/Owi, bisa setel Indosiar malam ini.

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Pemain-pemain Indonesia Yang Turut Meramaikan Denmark Open Super Series Premier 2012

Sebagai negara dengan perbulutangkisan yang terkenal, Denmark punya hak menggelar turnamen sekelas Super Series Premier. Turnamen Super Series Premier adalah turnamen Open yang peringkatnya paling tinggi. Karena prestise ini, banyak pemain bintang yang akan berlaga di turnamen ini.

Tidak ketinggalan Indonesia yang akan mengirim para pebulutangkis terbaiknya ke turnamen ini. Berikut ini data yang berhasil saya himpun untuk pebulutangkis Indonesia yang akan unjuk kebolehan di turnamen yang akan berlangsung tanggal 16 Oktober sampai 20 Oktober 2012 ini :

– Tunggal Putra : Dionysius Hayom Rumbaka, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Sony Dwi Kuncoro

– Tunggal Putri : Maria Febe Kusumastuti, Aprilia Yuswandari, Adrianti Firdasari, Bellaetrix Manuputti

– Ganda Putra : Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan, Bona Septano/Afiat Yuris Wirawan, Angga Pratama/Rian Agung Saputra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

– Ganda Putri : Anneke Feinya Agustin/Nitya Maheswari, Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta, Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris, Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah,

– Ganda Campuran : Alvent Yulianto Chandra/Rizki Amelia Pradipta, Vita Marissa/Robert Blair (pasangan gado-gado), Muhammad Rijal/Debby Susanto, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, Fran Kurniawan Teng/Shendy Puspa Irawati, Riky Widianto/Puspita Richi Dili.

;

Sedikit ringkasan turnamen :

Pada hari pertama, pasangan ganda campuran baru yang baru dipasangkan di Dutch Open 2012 Alvent Yulianto Candra/Rizki Amelia Pradipta harus tersingkir awal setelah kalah dari pasangan Korea Selatan Ki Jung Kim/So Young Kim 21-13 21-14. Pasangan Alvent/Kido dan Hendra/Yoke yang akan bermain dua kali hari ini akan terus melaju bila mereka berhasil mengalahkan semua lawan-lawannya. Pada tengah malam WIB barulah ganda campuran mendapat giliran untuk bermain.

Hanya Dua Wakil Di Semifinal

Bila di perempatfinal masih ada banyak wakil Indonesia, maka di semifinal nanti hanya akan ada dua wakil Indonesia, karena wakil yang lain sudah tumbang di perempatfinal. Di semifinal, Indonesia akan diwakili oleh pasangan baru Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan ganda campuran Tontowi Ahma/Lilyana Natsir. Wakil lainnya yang tersingkir yaitu Sony Dwi Kuncoro (kalah dari Chen Long), Rijal/Susanto (kalah dari Chan Peng Soon/Goh LiuYing), Anneke Feinya/Nitya Maheswari (kalah dari Misaki/Takahashi), Markis Kido/Pia Zebadiah (kalah dari Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir) dan Fran Kurniawan/Shendy Puspa (kalah dari Zhang Nan/Zhao Yunlei)

Untuk menyaksikan siaran langsung Denmark Open Superseries, bisa melalui dua link ini : badmintonworld.tv dan badmintonlink.com . Setahu saya belum ada TV Nasional yang menyiarkan Denmark Open. Nonton badminton lewat live streaming juga seru lho 😀 . Buat yang punya TV kabel bisa menyaksikan di MNC Sport. Baik di livestream maupun TV Kabel pertandingan akan disiarkan mulai pukul 17.00 WIB, karena perbedaan 5 jam antara waktu Denmark dengan WIB

1 Komentar

Filed under Badminton

Sony Dwi Kuncoro & Butet/Owi Menjuarai Indonesia Open GPG 2012

Indonesia meraih gelar pertamanya di Indonesia Open GPG lewat pemain tunggal putra Sony Dwi Kuncoro. Sony sukses mengalahkan juniornya Dionysius Hayom Rumbaka straight set 21-11 21-11.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Semifinal Indonesia Open GPG 2012 : Kemungkinan 4 All-Indonesian Finals Terbuka Lebar

Kabar baik dari Indonesia Open GPG 2012. Kecuali untuk nomor ganda putri, Indonesia sudah memastikan wakil-wakilnya masuk ke final yang akan dimainkan hari Minggu 30 September 2012. Nomor yang sudah pasti diisi wakil Indonesia itu adalah tunggal putra, ganda putra, ganda campuran dan tunggal putri.

Untuk tunggal putra, salah satu dari Yunus Alamsyah atau Dionysius Hayom Rumbaka sudah pasti masuk ke final, karena keduanya akan saling melawan di semifinal hari ini. Di final, pemenang pertandingan ini akan bertemu dengan salah satu dari Gao Huan (Cina) atau Sony Dwi Kuncoro.

Untuk nomor tunggal putri, yang sudah pasti masuk final antara Yeni Asmarani dan Adrianti Firdasari. All-Indonesian Final bisa saja terjadi apabila Lindaweni Fanetri mampu menaklukkan Han Li (Cina). Di Vietnam Open GPG kemarin Lindaweni bisa menyingkirkan unggulan-unggulan dari negara lain seperti Eriko Hirose (Jepang) dan Sapsiree Tarettanachai (Thailand), dan pada akhirnya harus puas sebagai runner-up.

Di nomor ganda putra, akan terjadi duel pasangan senior Angga Pratama/Ryan Agung Saputra dengan pasangan muda Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma. All-Indonesian Finals akan tercipta bila Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan mampu menuntaskan perlawanan pasangan Korsel Ki Jung Kim/Sa Rang Kim. Pasangan Dasuki/Gunawan sempat membuat kejutan di Japan Open 2012 dengan mengalahkan Mathias Boe/Carsten Morgensen, yang membuat ranking dunia pasangan Indonesia ini melejit 23 nomor ke peringkat 85.

Untuk ganda campuran, pasangan olimpiade Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir akan melawan kakak-adik Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth yang sedang naik daun. All-Indonesian Finals terjadi bila Muhammad Rijal/Debby Susanto bisa mengalahkan Sa Rang Kim/Hye Won Eom (Korsel).

Di ganda putri tidak akan ada skenario terciptanya All-Indonesian Finals, karena lawan pemenang pertandingan Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta melawan unggulan satu dari Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi adalah pemenang dari duel Chen Qingcheng/Huang Dongping (Cina) melawan Hye Won Eom/Jang Ye Na (Korsel). Walau begitu, peluang Indonesia menyapu bersih semua nomor di turnamen negeri sendiri ini terbuka sangat lebar, apalagi sudah ada kemungkinan akan terjadinya All-Indonesian Finals. Pia Zebadiah Bernadeth pun berpeluang menyabet dua gelar sebagaimana yang dilakukannya saat Vietnam Open 2012 bersama Rizki Amelia Pradipta (menjuarai nomor ganda putri) dan Markis Kido (menjuarai ganda camputan).

Bagaimana selanjutnya, kita lihat nanti. Pertandingan semifinal hari Sabtu 29 September 2012 akan dimulai pukul 12.00 WIB.

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton, indonesia

Butet-Rijal Runner-Up Japan Open 2012

Pertarungan cukup sengit terjadi di final Japan Open 2012 hari ini, Minggu 23 September 2012 pukul 12.00 waktu Jepang (10.00 WIB). Pasangan Indonesia dan Malaysia mendapat giliran bermain pertama kali.

Jam 10 tiba, saya langsung buka badmintonworld.tv untuk live streaming, untuk menyaksikan jalannya final ini. Ditemani dengan streaming yang agak putus-putus, saya menyaksikan pertandingan ini sampai selesai.

Di pertandingan ini kelincahan Lilyana kok agak gak keluar ya, beda sekali waktu di semifinal kemarin. Pada set pertama, pasangan Indonesia Lilyana Natsir/Muhammad Rijal lebih sering membuat kesalahan sendiri, misalnya pukulan yang gagal menyeberang net atau smash kencang tapi menabrak net. Pasangan Indonesia sepertinya agak tertekan disini, sebaliknya pasangan Malaysia yang bermain jelek ketika Olimpiade 2012 kemarin, berhasil main tanpa beban. Mengandalkan kelincahan, set pertama dimenangkan oleh pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-12.

Di set kedua Indonesia bermain lebih baik. Kesalahan-kesalahan makin sedikit dibuat. Sebaliknya Malaysia yang sudah unggul satu set bermain lebih ngotot untuk memastikan gelar juara. Saling kejar-kejaran poin pun terjadi, selisihnya 3 poin-3 poin. Sebenarnya Indonesia sempat unggul duluan 19-17 di set kedua, namun Malaysia berhasil menyamakan kedudukan. Saat kedudukan 20-19 untuk Malaysia, tempo permainan mendadak meningkat tajam, dimotori smash-smash dari Chan Peng Soon yang ingin segera menyelesaikan pertandingan. Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Malaysia dengan skor 21-12 21-19.

Malaysia berpeluang merebut dua gelar lagi, karena masih ada Lee Chong Wei (tunggal putra) dan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (ganda putra) yang masih akan bermain setelah ini.

Setidaknya Indonesia berhasil meraih runner-up, dan masih ada yang lolos ke final, di tengah wakil Indonesia yang sedikit di turnamen ini. Minggu depan ada Indonesia Open Grand Prix Gold di Palembang, semoga Indonesia berhasil menyapu bersih semua nomor 🙂

Referensi : tournamentsoftware.com , badmintonworld.tv

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton, indonesia, Malaysia

Butet-Rijal, Satu-Satunya Wakil Indonesia di Final Japan Open 2012

Ada dua hal yang menarik di dua court yang digunakan di Yoyogi National Stadium untuk pertandingan semifinal Japan Open Super Series 2012 hari ini, Sabtu 22 September 2012. Di Court 1, pertandingan berjalan relatif cepat, sedangkan di court 2 pertandingan nampak lebih seru, karena banyak saling kejar-mengejar poin hingga waktu pertandingan yang cukup lama (rata-rata hampir 1 jam-an).

Di court 1, ada dua wakil Indonesia yang tersisa yang akan memperebutkan tiket ke final : Simon Santoso yang melawan Lee Chong Wei dan Muhammad Rijal/Lilyana Natsir yang melawan ganda campuran tuan rumah Shintaro Ikeda/Reiko Shiota.

Lee Chong Wei dengan mudah berhasil mengalahkan Simon Santoso, yang banyak melakukan kesalahan di set 1 dengan skor 21-7 21-17 . Lagi-lagi seperti di Olimpiade 2012, Indonesia kembali berharap pada Lilyana Natsir, yang kali ini turun dengan Muhammad Rijal. Muhammad Rijal sendiri pernah menjuarai Japan Open ketika ia bermain bersama Vita Marissa. Kalau dengan Lilyana Natsir ? Kita lihat saja…

Syukurlah, Lilyana dan Rijal memberi kita sebuah harapan bahwa Indonesia bisa memenangkan sesuatu di Japan Open. Butet/Rijal berhasil menyingkirkan tuan rumah 21-9 21-11 dengan permainan yang cepat. Baru 2 menit pertandingan berjalan, Butet/Rijal sudah unggul 8-3. Pertandingan ini dimenangkan dalam waktu 24 menit.

Di final nanti, Butet/Rijal akan bertemu wakil Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Semoga saja Butet/Rijal bisa memanfaatkan kelemahan Chan Peng Soon yang suka tertekan sendiri untuk bisa memenangkan pertandingan dengan kecepatan-kecepatan mereka. Pertandingan ini akan kemungkinan akan disiarkan secara live streaming pukul 10.oo WIB (pukul 12.00 waktu Tokyo) di link ini : www.badmintonlink.com dan badmintonworld.tv . Berjuang Indonesia !!!

Saya sedikit menyayangkan kekalahan Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan di perempat final kemarin, padahal mereka bisa masuk perempat final dengan mengalahkan pasangan no.3 dunia asal Denmark Mathias Boe/Carsten Morgensen. Yang penting, Indonesia masih ada wakil di final 🙂

Di final, Malaysia menempatkan 3 wakil, sedangkan tuan rumah Jepang 2 wakil, Indonesia, Hong Kong, Thailand, Taiwan dan Korea Selatan menempatkan 1 wakil . Sepertinya Thailand, Taiwan dan Hong Kong berpotensi menjadi kekuatan baru di Asia.

Referensi : tournamentsoftware.com, @BuluTangkisNews

3 Komentar

Filed under Badminton, indonesia, Timnas