Tag Archives: Malaysia

Ini Dia Skuad Indonesia di Piala Sudirman 2013 Kuala Lumpur (Li-Ning BWF Sudirman Cup 2013)

PBSI hanya akan membawa 19 pemain ke pagelaran Piala Sudirman 2013 di Kuala Lumpur tanggal 19-26 Mei 2013. Berikut ini mereka yang akan membela merah putih. Pada tim yang dibawa tidak ada nama Sony Dwi Kuncoro dan Anneke Feinya Agustin yang kabarnya masih cedera.

Baca lebih lanjut

Iklan

1 Komentar

Filed under Badminton

Satu Lagi Game Badminton Seru : Maybank Malaysia Open 2013

Suatu hari pas lagi blogwalking ke blog duaribuan, blog yang sering membahas tentang bulutangkis, lebih dalam dan berkualitas tinggi dari yang dibahas oleh media-media Indonesia, kebetulan dia sedang menulis artikel tentang game baru buatan Malaysia yang judulnya Maybank Malaysia Open 2013, yang merupakan judul dari salah satu turnamen Super Series yang akan digelar tanggal 15-20 Januari 2013 di Kuala Lumpur.

Game ini dibuat dengan kerjasama Maybank sebagai sponsor utama dan Maxis, partner Telkomsel di Malaysia sekaligus perusahaan telekomunikasi Malaysia yang sempat digelari operator terbaik di Asia Pasifik beberapa tahun silam, dalam upaya promosi turnamen Malaysia Open SS 2013. Mereka juga membagi-bagi tiket gratis masuk turnamen bagi yang beruntung lewat game ini. Buat saya pribadi ini promosi yang sangat bagus karena akan banyak orang yang mengenal pemain Malaysia yang akan bertanding (semoga Indonesia juga nantinya bikin aplikasi ini buat promosi Djarum Indonesia Open Super Series Premier pada bulan Juni 2013 nanti).

Apa serunya game ini ? Tentu saja karena kamu mendapat kesempatan, walau secara tidak langsung, menjajal kemampuan pebulutangkis tunggal putra Malaysia. Mulai dari pemain muda seperti Joo Ven Soong, Goh Soon Huat, hingga pemain top Malaysia seperti Chong Wei Feng, Daren Liew dan Dato’ Lee Chong Wei.

Ketika kamu mendownload game ini, kamu punya 10000 poin untuk mengupgrade skill-mu (satu skill 2000 poin) yang terdiri dari 4 kategori : Strength (kekuatan pukulan), Speed (kecepatan gerak di lapangan), Accuracy (ketepatan pukulan) dan Stamina (ketahanan bermain).

Setelah kamu upgrade, kamu bakal langsung bertemu pemain muda Malaysia Joo Ven Soong. Kamu tidak melawan pemain lain kecuali menaklukkan satu per satu pemain yang ada.

Cara main game ini tidak sulit. Tutorial disediakan, hanya butuh pembiasaan. Waktu pertama kali main game ini, saya harus bertanding 13 kali baru bisa menang. Yang terbiasa main game di gadget Android atau iOS pasti lebih jago.

Tidak banyak yang bisa saya ceritakan lagi. Lebih baik langsung saja jajal game ini. Berikut saya sertakan screen-shot game ini

Tips :

– Tips dari duaribuan, mainnya kalem aja, karena semua pemain pasti bikin kesalahan dengan memukul out ke arah kiri

– Perhatikan stamina, apalagi kalau kamu main 3 set dan banyak reli panjang. Stamina yang hampir habis membuat pukulan melemah dan kamu makin sulit menjangkau bola

– Smash bisa dilakukan dengan swipe kebawah dengan dua jari sekaligus. Memang agak susah, terus coba. Kalau stamina masih jelek, jangan sering-sering smash, karena smash cepat menguras stamina. Smash baru muncul ketika kamu bertemu Iskandar Zulkarnain

– Sementara ini hanya bisa untuk iOS dan Android

Gambar

Photo 24-12-12 10 35 11

Photo 24-12-12 10 35 23

8 Komentar

Filed under Badminton

Usulan Tim Sudirman Cup 2013 (update 19 Maret 2013)

Catatan : Karena ada beberapa pasangan baru yang terbentuk di awal tahun 2013, dan perubahan performa beberapa pemain, maka saya putuskan untuk memperbarui artikel ini

Di tahun 2013, ada satu turnamen besar yang tidak kalah dengan Thomas Cup-Uber Cup, yaitu Piala Sudirman yangbakan diselenggarakan tanggal 19-26 Mei di Malaysia. Sebagai warga Indonesia, kita semua tentu berharap tahun 2013 kita bisa merebut Piala Sudirman, yang selama ini didominasi oleh Cina dan Malaysia. Apalagi Sudirman Cup ini adalah salah satu fokus Rexy Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI selain All England dan kejuaraan dunia BWF (BWF World Championship) . Indonesia tercatat baru sekali memenangkan Piala Sudirman ketika diadakan untuk pertama kalinya di Jakarta. Sesudah itu trofi kompetisi yang namanya diambil dari nama Dick Sudirman ini belum “mudik” lagi ke Jakarta.

Kali ini, saya hendak membuat usulan pemain yang menurut saya cocok untuk dikirim ke Piala Sudirman tahun depan. Beberapa fan page badminton dan BL di facebook juga sudah membuat versi mereka sendiri. Yang saya tulis kali ini adalah versi saya sendiri, yang saya susun berdasarkan permainan masing-masing. Versi saya ini mungkin berbeda dari pendapat yang lain

MS : Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro.yoDimana Simon dan Hayom ?
Hmmm, Simon dan Hayom mungkin adalah dua MS Indonesia yang rankingnya teratas, namun melihat performa dua pemain ini akhir-akhir ini, rasanya mereka tidak cukup bagus untuk ikut Sudirman Cup. Namun kalau mereka nantinya bermain cukup bagus di turnamen awal tahun seperti Korea Open SSP 2013, Malaysia Open SS 2013 dll. mereka bisa dipertimbangkan.

Namun, sepertinya saya akan dengan mantap mencoret Hayom, karena performa Hayom yang sangat buruk di All England dan Swiss Open. Seharusnya dengan peringkat dan umur Hayom sekarang, ia harus mampu bersaing dengan pemain-pemain kelas atas. Saya makin mantap memilih Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro, sambil berharap Simon Santoso segera sembuh dan kembali ke performa terbaiknya, serta Wisnu Yuli Prasetyo bermain makin baik.

Dipertimbangkan : Wisnu Yuli Prasetyo, Riyanto Subagja, Arief Gifar Ramadhan

WS : Lindaweni Fanetri dan Bellaetrix Manuputti

Saat ini, Lindaweni adalah pebulutangkis tunggal putri terbaik Indonesia. Kalau pemain lain sering dapat julukan miss R1 (karena di R1 sudah tersingkir), maka saya memberi Lindaweni julukan miss runner-up karena beberapa kali meraih runner-up di 2012. Lindaweni kerap merepotkan pemain-pemain uang kemampuannya diatas dia dengan mental yang tangguh dan stamina yang tahan lama, walau kadang mentok di angka 20 saat rubber game. Apalagi Lindaweni baru saja menjuarai India Open GPG 2012 dengan mengalahkan Sindhu P.V di final, membuat saya semakin yakin dia adalah calon yang pas untuk dikirim ke Kuala Lumpur tahun depan.

Untuk pembaruan edisi 19 Maret 2013, saya mencoret nama Firdasari dan memutuskan untuk memasukkan Bellaetrix Manuputti. Walau sebenarnya menurut saya hanya Lindaweni yang bisa bermain di level tertinggi, setidaknya performa Bella yang sedikit meningkat akhir-akhir ini bisa menjadi cadangan Linda saat diperlukan. Untuk nama yang perlu dipertimbangkan, sepertinya PBSI

Perlu dipertimbangkan : Hera Desi, Mazziyah Nadhir, Hana Ramadhini

MD : Angga Pratama/Ryan Agung Saputro dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Angga/Ryan permainannya sering tidak konsisten. Walau begitu, saya pikir mereka perlu dimasukkan karena secara ranking mereka adalah pasangan ganda putra nomor satu. Sedangkan secara kualitas, saya pikir Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan -lah orangnya. Juara Malaysia Open 2013, semifinal All-England 2013 sudah membuktikan kualitas mereka. Tinggal diasah sedikit ketenangan di poin-poin penting, maka Ahsan/Hendra siap memulangkan kembali Piala Sudirman ke Jakarta.

Perlu dipertimbangkan : Ricky Karanda/Muhammad Ulinnuha, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, Yohanes Rendy Sugiarto/Angriawan Berry

WD : Pia Zebadiah/Rizki Amelia dan Anggia Shitta/Greysia Polii

Perlu dipertimbangkan : Komala Dewi/Jenna Gozali (performa bagus di Macau dan India Open GPG), Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari

XD : Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Muhammad Rijal/Debby Susanto

Pasangan ini juga bagus : Fran Kurniawan Teng/Shendy Puspa Irawarti, Riky Widianto/Puspita Richi Dili, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Lukhi Apri Nugroho/Annisa Saufika (masih muda), Markis Kido/Pia Zebadiah (walau bukan pelatnas, tapi perlu dipertimbangkan karena berhasil masuk sepuluh besar dunia)

1 Komentar

Filed under Badminton

Indonesia Sudah Pasti Juara di Nomor Perorangan Ganda Campuran Kejuaraan Dunia Junior

Hari ini sempat deg-degan juga pas lihat livescore, karena semua wakil Indonesia yang tersisa tumbang. Semuanya ? Ternyata enggak, justru ada dua wakil yang “selamat” dari gempuran Cina, Jepang, dll. Ya, dua wakil inilah yang memastikan Indonesia menjuarai nomor ganda campuran di turnamen nomor perorangan BWF World Junior Championships 2012 karena terjadi All-Indonesian Finals.

Di final ganda campuran, dua pasangan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia akan saling baku hantam dengan Edi Subaktiar/Melati Daeva

Alfian Eko Prasetya yang setahun lalu menjuarai kejuaraan yang sama bersama Gloria Emmanuele Widjaja berpeluang menjuarai turnamen ini dua kali berturut-turut bila besok berhasil menang. Belum lagi, ia bisa meraih rekor pemain yang menjuarai turnamen BWF World Junior Championship dua kali dengan pasangan yang berbeda-beda. Apalagi tentu terasa spesial bisa terjadi All-Indonesian Finals di turnamen kali ini, walaupun tahun lalu di turnamen yang sama yang diselenggarakan di Taiwan juga terjadi All-Indonesian Finals di ganda campuran, tetapi Cina absen karena turnamen itu diselenggarakan di Taiwan (Chinese Taipei) yang sedang bersengketa dengan Cina waktu itu. Yang membuat spesial kali ini karena pemain Cina turut bermain. Tentu satu hal yang luar biasa bagi Indonesia bisa menjadi juara di turnamen yang diikuti oleh pemain Cina yang jumlahnya bukan hanya satu atau dua pemain namun jumlahnya belasan. Sebelum mencapai All-Indonesian Finals, kedua pasangan Indonesia ini pun sama-sama mengalahkan pasangan Cina. Alfian/Shela mengalahkan Huang Yaqiong/Wang Yilu yang mengalahkan Kevin Sanjaya/Maretha Dea, sedangkan Edi/Melati mengalahkan Liu Yuchen/Chen Qingchen.

Selamat berjuang Indonesia ! Semoga ini bisa menjadi awal prestasi yang baik (lagi) bagi perbulutangkisan Indonesia di masa yang akan datang. Sebelumnya di turnamen beregu BWF World Championship, Indonesia berhasil menempati peringkat empat, posisi yang lebih baik dibandingkan hanya dapat peringkat tujuh di tahun 2011. Indonesia menang gemilang melawan juara bertahan Malaysia, dan akhirnya kalah dari Cina dan Korea Selatan.

Buat warga Jateng, ada satu hal yang menarik lho. Tahu Alfian Eko Prasetya dan Melati Daeva ? Mereka berdua sama-sama pemain dari kontingen PON Jawa Tengah.

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Dua Juara dan Dua Runner-Up di Taipei Open GPG 2012

Dua juara direbut oleh Muhammad Rijal/Debby Susanto yang sukses mengalahkan pasangan baru asal Hong Kong Lee Chun We/Chau Hoi Wah straight set 21-14 21-14. Sedangkan Pia Zebadiah Bernadeth bersama si cantik Rizki Amelia Pradipta kembali menambah koleksi gelar mereka di turnamen Grand Prix Gold dengan menaklukkan pemain pelatnas Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris dengan skor 21-15 21-12.

Ini nih bagian yang seru, sampai saya susah mengungkapkannya dalam tulisan : tunggal putri. Lindaweni nyaris saja menjadi juara, namun motivasi Tai Tzu Ying yang kuat untuk meraih gelar di hadapan publik sendiri (dan dihadapan orang tuanya yang juga menonton), akhirnya membawa pemudi Taiwan ini mengalahkan Lindaweni. Walaupun kalah, Lindaweni kalah terhormat karena “hanya kalah” 21-19 20-22 22-20. Di set tiga, sebenarnya Lindaweni sempat mencapai match point duluan di poin 20-17, namun sayangnya kalah pada akhirnya.

Di partai keempat, Malaysia menebar ancaman kepada Indonesia bahwa mereka siap “menyingkirkan” pemain Indonesia dari peringkat atas dunia dengan menaklukkan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra dua set langsung 21-12 21-14.

Terimakasih buat Indosiar yang sudah menyiarkan pertandingan ini ! Kami tunggu siaran Dutch Open ya !

2 Komentar

Filed under Badminton

Ayo Tonton Indonesia di Final Taipei Open GPG 2012 di Indosiar

Ayo semuanya nonton Indosiar hari ini ! Biar rating siaran pertandingan bulutangkis naik di Indosiar, sehingga kemungkinan Indosiar (dan stasiun TV lain) menyiarkan siaran langsung bulutangkis di kemudian hari lebih besar.

Sabtu kemarin ketika pertandingan semifinal Taipei Open GPG 2012 disiarkan di Indosiar, ada sedikit yang mengganjal, karena pemain Indonesia yang disiarkan di Indosiar hanya satu wakil (Pia Zebadiah/Rizki Amelia). Hal ini karena pemain-pemain Indonesia ditempatkan di court 1 yang bukan TV Court (TV Court ada di court 2). Hal ini bisa berdampak pada rating siaran. Beruntung satu-satunya wakil yang disiarkan kemarin menang dan maju ke final, sehingga memperpanjang “nafas” siaran badminton di TV Nasional.

Hari ini babak final Taipei Open GPG 2012 akan disiarkan kembali secara langsung mulai jam 11 siang WIB di Indosiar. Drawing hari ini juga cukup menguntungkan (secara rating TV) karena semua pemain Indonesia akan bermain lebih dulu, sedangkan partai final tunggal putra yang memainkan Nguyen Tienh Minh melawan Tien Chen Chou akan dimainkan paling akhir.

Berikut jadwal final hari ini :

– Ganda Campuran : Rijal/Susanto vs Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah (Hong Kong)

– Ganda Putri (All-Indonesian Finals !!! Sudah pasti Indonesia juaranya !!!) Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris vs Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta

– Tunggal putri : Lindaweni Fanetri vs Tai Tzu Ying (Taiwan)

– Ganda Putra : Angga Pratama/Rian Agung Saputra vs Mohammad Zakry Abdul Latif/Mohammad Fairuzizuan Mohammad Tazari (Malaysia)

– Tunggal Putra : Nguyen Tien Minh (Vietnam) vs Tien Chen Chou (Taiwan)

Ayo tonton Indosiar hari ini ! Dukung Indonesia ‘ngembat’ semua gelar yang bisa direbut hari ini !

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Butet-Rijal Runner-Up Japan Open 2012

Pertarungan cukup sengit terjadi di final Japan Open 2012 hari ini, Minggu 23 September 2012 pukul 12.00 waktu Jepang (10.00 WIB). Pasangan Indonesia dan Malaysia mendapat giliran bermain pertama kali.

Jam 10 tiba, saya langsung buka badmintonworld.tv untuk live streaming, untuk menyaksikan jalannya final ini. Ditemani dengan streaming yang agak putus-putus, saya menyaksikan pertandingan ini sampai selesai.

Di pertandingan ini kelincahan Lilyana kok agak gak keluar ya, beda sekali waktu di semifinal kemarin. Pada set pertama, pasangan Indonesia Lilyana Natsir/Muhammad Rijal lebih sering membuat kesalahan sendiri, misalnya pukulan yang gagal menyeberang net atau smash kencang tapi menabrak net. Pasangan Indonesia sepertinya agak tertekan disini, sebaliknya pasangan Malaysia yang bermain jelek ketika Olimpiade 2012 kemarin, berhasil main tanpa beban. Mengandalkan kelincahan, set pertama dimenangkan oleh pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-12.

Di set kedua Indonesia bermain lebih baik. Kesalahan-kesalahan makin sedikit dibuat. Sebaliknya Malaysia yang sudah unggul satu set bermain lebih ngotot untuk memastikan gelar juara. Saling kejar-kejaran poin pun terjadi, selisihnya 3 poin-3 poin. Sebenarnya Indonesia sempat unggul duluan 19-17 di set kedua, namun Malaysia berhasil menyamakan kedudukan. Saat kedudukan 20-19 untuk Malaysia, tempo permainan mendadak meningkat tajam, dimotori smash-smash dari Chan Peng Soon yang ingin segera menyelesaikan pertandingan. Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Malaysia dengan skor 21-12 21-19.

Malaysia berpeluang merebut dua gelar lagi, karena masih ada Lee Chong Wei (tunggal putra) dan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (ganda putra) yang masih akan bermain setelah ini.

Setidaknya Indonesia berhasil meraih runner-up, dan masih ada yang lolos ke final, di tengah wakil Indonesia yang sedikit di turnamen ini. Minggu depan ada Indonesia Open Grand Prix Gold di Palembang, semoga Indonesia berhasil menyapu bersih semua nomor 🙂

Referensi : tournamentsoftware.com , badmintonworld.tv

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton, indonesia, Malaysia