Tag Archives: mathias boe

Denmark dan Korea Selatan Tidak Lebih Baik Dari Indonesia

Ternyata, negara yang kuat dalam bulutangkis pun tidak semudah itu bisa mencuri poin dari tim bulutangkis paling superior di dunia saat ini : Cina. Tercatat, selama pagelaran Piala Sudirman 2013, hanya dua negara yang mampu mencuri poin dari Cina : Denmark dan Indonesia.

Dan dalam hal mencuri poin ini, Indonesia lebih baik daripada Denmark karena Indonesia bisa mencuri dua poin, yaitu di nomor ganda campuran dan ganda putra. Sedangkan Denmark hanya mampu mencuri poin di nomor ganda putra. Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Semifinal Indonesia Open GPG 2012 : Kemungkinan 4 All-Indonesian Finals Terbuka Lebar

Kabar baik dari Indonesia Open GPG 2012. Kecuali untuk nomor ganda putri, Indonesia sudah memastikan wakil-wakilnya masuk ke final yang akan dimainkan hari Minggu 30 September 2012. Nomor yang sudah pasti diisi wakil Indonesia itu adalah tunggal putra, ganda putra, ganda campuran dan tunggal putri.

Untuk tunggal putra, salah satu dari Yunus Alamsyah atau Dionysius Hayom Rumbaka sudah pasti masuk ke final, karena keduanya akan saling melawan di semifinal hari ini. Di final, pemenang pertandingan ini akan bertemu dengan salah satu dari Gao Huan (Cina) atau Sony Dwi Kuncoro.

Untuk nomor tunggal putri, yang sudah pasti masuk final antara Yeni Asmarani dan Adrianti Firdasari. All-Indonesian Final bisa saja terjadi apabila Lindaweni Fanetri mampu menaklukkan Han Li (Cina). Di Vietnam Open GPG kemarin Lindaweni bisa menyingkirkan unggulan-unggulan dari negara lain seperti Eriko Hirose (Jepang) dan Sapsiree Tarettanachai (Thailand), dan pada akhirnya harus puas sebagai runner-up.

Di nomor ganda putra, akan terjadi duel pasangan senior Angga Pratama/Ryan Agung Saputra dengan pasangan muda Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma. All-Indonesian Finals akan tercipta bila Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan mampu menuntaskan perlawanan pasangan Korsel Ki Jung Kim/Sa Rang Kim. Pasangan Dasuki/Gunawan sempat membuat kejutan di Japan Open 2012 dengan mengalahkan Mathias Boe/Carsten Morgensen, yang membuat ranking dunia pasangan Indonesia ini melejit 23 nomor ke peringkat 85.

Untuk ganda campuran, pasangan olimpiade Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir akan melawan kakak-adik Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth yang sedang naik daun. All-Indonesian Finals terjadi bila Muhammad Rijal/Debby Susanto bisa mengalahkan Sa Rang Kim/Hye Won Eom (Korsel).

Di ganda putri tidak akan ada skenario terciptanya All-Indonesian Finals, karena lawan pemenang pertandingan Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta melawan unggulan satu dari Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi adalah pemenang dari duel Chen Qingcheng/Huang Dongping (Cina) melawan Hye Won Eom/Jang Ye Na (Korsel). Walau begitu, peluang Indonesia menyapu bersih semua nomor di turnamen negeri sendiri ini terbuka sangat lebar, apalagi sudah ada kemungkinan akan terjadinya All-Indonesian Finals. Pia Zebadiah Bernadeth pun berpeluang menyabet dua gelar sebagaimana yang dilakukannya saat Vietnam Open 2012 bersama Rizki Amelia Pradipta (menjuarai nomor ganda putri) dan Markis Kido (menjuarai ganda camputan).

Bagaimana selanjutnya, kita lihat nanti. Pertandingan semifinal hari Sabtu 29 September 2012 akan dimulai pukul 12.00 WIB.

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton, indonesia

Butet-Rijal, Satu-Satunya Wakil Indonesia di Final Japan Open 2012

Ada dua hal yang menarik di dua court yang digunakan di Yoyogi National Stadium untuk pertandingan semifinal Japan Open Super Series 2012 hari ini, Sabtu 22 September 2012. Di Court 1, pertandingan berjalan relatif cepat, sedangkan di court 2 pertandingan nampak lebih seru, karena banyak saling kejar-mengejar poin hingga waktu pertandingan yang cukup lama (rata-rata hampir 1 jam-an).

Di court 1, ada dua wakil Indonesia yang tersisa yang akan memperebutkan tiket ke final : Simon Santoso yang melawan Lee Chong Wei dan Muhammad Rijal/Lilyana Natsir yang melawan ganda campuran tuan rumah Shintaro Ikeda/Reiko Shiota.

Lee Chong Wei dengan mudah berhasil mengalahkan Simon Santoso, yang banyak melakukan kesalahan di set 1 dengan skor 21-7 21-17 . Lagi-lagi seperti di Olimpiade 2012, Indonesia kembali berharap pada Lilyana Natsir, yang kali ini turun dengan Muhammad Rijal. Muhammad Rijal sendiri pernah menjuarai Japan Open ketika ia bermain bersama Vita Marissa. Kalau dengan Lilyana Natsir ? Kita lihat saja…

Syukurlah, Lilyana dan Rijal memberi kita sebuah harapan bahwa Indonesia bisa memenangkan sesuatu di Japan Open. Butet/Rijal berhasil menyingkirkan tuan rumah 21-9 21-11 dengan permainan yang cepat. Baru 2 menit pertandingan berjalan, Butet/Rijal sudah unggul 8-3. Pertandingan ini dimenangkan dalam waktu 24 menit.

Di final nanti, Butet/Rijal akan bertemu wakil Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Semoga saja Butet/Rijal bisa memanfaatkan kelemahan Chan Peng Soon yang suka tertekan sendiri untuk bisa memenangkan pertandingan dengan kecepatan-kecepatan mereka. Pertandingan ini akan kemungkinan akan disiarkan secara live streaming pukul 10.oo WIB (pukul 12.00 waktu Tokyo) di link ini : www.badmintonlink.com dan badmintonworld.tv . Berjuang Indonesia !!!

Saya sedikit menyayangkan kekalahan Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan di perempat final kemarin, padahal mereka bisa masuk perempat final dengan mengalahkan pasangan no.3 dunia asal Denmark Mathias Boe/Carsten Morgensen. Yang penting, Indonesia masih ada wakil di final 🙂

Di final, Malaysia menempatkan 3 wakil, sedangkan tuan rumah Jepang 2 wakil, Indonesia, Hong Kong, Thailand, Taiwan dan Korea Selatan menempatkan 1 wakil . Sepertinya Thailand, Taiwan dan Hong Kong berpotensi menjadi kekuatan baru di Asia.

Referensi : tournamentsoftware.com, @BuluTangkisNews

3 Komentar

Filed under Badminton, indonesia, Timnas