Tag Archives: Simon Santoso

7 Bulan Jelang Thomas Cup 2014, Tunggal Putra dan Ganda Putra Pastikan Gelar Juara Indonesia Open GPG 2013 Yogyakarta

Perjuangan calon tim Thomas Cup 2014 di Yogyakarta membuahkan gelar juara. Konsistensi akan terus diuji hingga tujuh bulan mendatang. Dengan kekuatan saat ini, Indonesia punya sedikit harapan menjuarai Thomas Cup 2014 Hyderabad, India.

Gambar

Simon Santoso. badmintonindonesia.org

Gambar

Sony Dwi Kuncoro. badmintonindonesia.org

Gambar

Tommy Sugiarto. badmintonindonesia.org

Gambar

Hayom Rumbaka. badmintonindonesia.org

Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

33 Negara Peserta Piala Sudirman 2013 (Li-Ning Sudirman Cup 2013)

Sekedar pengetahuan umum buat yang pingin ngerti. Format 33 negara dalam Piala Sudirman dimulai tahun 2011 pada Sudirman Cup 2011 di Qingdao, Cina. Di tahun-tahun sebelumnya, Piala Sudirman dihadiri paling sedikit 28 negara (Piala Sudirman 1989 di Jakarta) dan pernah mencapai paling banyak 59 negara pada Piala Sudirman 1997 di Glasgow, Skotlandia.

Untuk tahun 2013 di Malaysia, Piala Sudirman akan diikuti 33 negara dari 5 konfederasi. Siapa saja mereka

Konfederasi Asia : Cina Taipei (Taiwan), Hong Kong, Kepulauan Filipina, Sri Lanka, Thailand, Singapura, Korea Selatan, Vietnam, Malaysia, India, Indonesia, Jepang, Cina, Kazakhstan

Konfederasi Eropa : Austria, Denmark, Jerman, Lithuania, Belanda, Rusia, Skotlandia, Swedia, Bulgaria, Swiss, Turki, Ukraina, Perancis

Konfederasi Afrika : Afrika Selatan

Konfederasi Oceania : Australia, Selandia Baru

Konfederasi Pan America : Amerika Serikat, Jamaika, Kanada

Sampai Tahun 2011, Hanya 3 Negara Yang Berhasil Juara

Walau ada banyak negara yang mengikuti ajang Piala Sudirman, namun hanya 3 negara yang berhasil menjuarai Piala Sudirman. Indonesia pernah menjuarai satu kali saat Piala Sudirman diselenggarakan pertama kali di Jakarta tahun 1989. Selanjutnya piala ini belum pernah pulang kembali ke Jakarta. Cina menjadi negara yang paling banyak menjuarai Piala Sudirman sebanyak delapan kali (1995-2001 dan 2005-2011). Korea Selatan menjadi nomor satu dalam tiga kesempatan, yaitu tahun 1991, 1993 dan 2003. Denmark selama ini paling banter hanya menjadi semifinalis, begitu pula Malaysia.

Halim Haryanto Ho Bermain Untuk Amerika Serikat

Salah satu mantan juara All England dan Kejuaraan Dunia di nomor ganda putra asal Indonesia, Halim Haryanto Ho, akan bermain untuk Amerika Serikat di Piala Sudirman 2013. Bersama beberapa nama Indonesia seperti Jamie Subandhi dan Jimmy Pohan, Amerika Serikat yang merupakan salah satu tim terkuat di konfederasi Pan Amerika siap membuat kejutan. Beberapa nama pemain yang sering berseliweran seperti Paula Lynn Obanana, Sattawat Pongnairat, Phillip Chew dan Wang Iris juga memperkuat tim Amerika Serikat. Halim Haryanto yang lahir di Bandung pada 23 September 1976 pindah ke Amerika Serikat dan memperoleh kewarganegaraan Amerika Serikat pada tahun 2011.

PBSI Merilis Tim Bayangan Untuk Piala Sudirman 2013

Mengusung misi menjuarai Piala Sudirman 2013 di Malaysia, tentu bukan tugas mudah. Untuk itu PBSI memilih para kandidat pemain yang akan dibawa ke turnamen Piala Sudirman. PBSI telah merilis 28 pemain yang akan masuk skuad bayangan. Pemain yang akan diberangkatkan nanti ke Malaysia akan berjumlah 20 orang, dan akan ditetapkan tanggal 6 Mei 2013

Berikut adalah 28 nama pebulutangkis yang masuk ke dalam tim bayangan:

1. Sony Dwi Kuncoro
2. Tommy Sugiarto
3. Simon Santoso
4. Dionysius Hayom Rumbaka
5. Linda Wenifanetri
6. Aprilia Yuswandari
7. Adriyanti Firdasari
8. Bellaetrix Manuputty
9. Maria Febe Kusumastuti
10. Rian Agung Saputro
11. Angga Pratama
12. Hendra Setiawan
13. Mohammad Ahsan
14. Muhammad Ulinnuha
15. Ricky Karandasuwardi
16. Nitya Krishinda Maheswari
17. Anneke Feinya Agustine
18. Suci Rizky Andini
19. Della Destiara Haris
20. Greysia Polii
21. Meiliana Jauhari
22. Tiara Rosalia Nuraidah
23. Tontowi Ahmad
24. Liliyana
25. Muhammad Rijal
26. Debby Susanto
27. Fran Kurniawan Teng
28. Shendy Puspa Irawati

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Usulan Tim Sudirman Cup 2013 (update 19 Maret 2013)

Catatan : Karena ada beberapa pasangan baru yang terbentuk di awal tahun 2013, dan perubahan performa beberapa pemain, maka saya putuskan untuk memperbarui artikel ini

Di tahun 2013, ada satu turnamen besar yang tidak kalah dengan Thomas Cup-Uber Cup, yaitu Piala Sudirman yangbakan diselenggarakan tanggal 19-26 Mei di Malaysia. Sebagai warga Indonesia, kita semua tentu berharap tahun 2013 kita bisa merebut Piala Sudirman, yang selama ini didominasi oleh Cina dan Malaysia. Apalagi Sudirman Cup ini adalah salah satu fokus Rexy Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI selain All England dan kejuaraan dunia BWF (BWF World Championship) . Indonesia tercatat baru sekali memenangkan Piala Sudirman ketika diadakan untuk pertama kalinya di Jakarta. Sesudah itu trofi kompetisi yang namanya diambil dari nama Dick Sudirman ini belum “mudik” lagi ke Jakarta.

Kali ini, saya hendak membuat usulan pemain yang menurut saya cocok untuk dikirim ke Piala Sudirman tahun depan. Beberapa fan page badminton dan BL di facebook juga sudah membuat versi mereka sendiri. Yang saya tulis kali ini adalah versi saya sendiri, yang saya susun berdasarkan permainan masing-masing. Versi saya ini mungkin berbeda dari pendapat yang lain

MS : Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro.yoDimana Simon dan Hayom ?
Hmmm, Simon dan Hayom mungkin adalah dua MS Indonesia yang rankingnya teratas, namun melihat performa dua pemain ini akhir-akhir ini, rasanya mereka tidak cukup bagus untuk ikut Sudirman Cup. Namun kalau mereka nantinya bermain cukup bagus di turnamen awal tahun seperti Korea Open SSP 2013, Malaysia Open SS 2013 dll. mereka bisa dipertimbangkan.

Namun, sepertinya saya akan dengan mantap mencoret Hayom, karena performa Hayom yang sangat buruk di All England dan Swiss Open. Seharusnya dengan peringkat dan umur Hayom sekarang, ia harus mampu bersaing dengan pemain-pemain kelas atas. Saya makin mantap memilih Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro, sambil berharap Simon Santoso segera sembuh dan kembali ke performa terbaiknya, serta Wisnu Yuli Prasetyo bermain makin baik.

Dipertimbangkan : Wisnu Yuli Prasetyo, Riyanto Subagja, Arief Gifar Ramadhan

WS : Lindaweni Fanetri dan Bellaetrix Manuputti

Saat ini, Lindaweni adalah pebulutangkis tunggal putri terbaik Indonesia. Kalau pemain lain sering dapat julukan miss R1 (karena di R1 sudah tersingkir), maka saya memberi Lindaweni julukan miss runner-up karena beberapa kali meraih runner-up di 2012. Lindaweni kerap merepotkan pemain-pemain uang kemampuannya diatas dia dengan mental yang tangguh dan stamina yang tahan lama, walau kadang mentok di angka 20 saat rubber game. Apalagi Lindaweni baru saja menjuarai India Open GPG 2012 dengan mengalahkan Sindhu P.V di final, membuat saya semakin yakin dia adalah calon yang pas untuk dikirim ke Kuala Lumpur tahun depan.

Untuk pembaruan edisi 19 Maret 2013, saya mencoret nama Firdasari dan memutuskan untuk memasukkan Bellaetrix Manuputti. Walau sebenarnya menurut saya hanya Lindaweni yang bisa bermain di level tertinggi, setidaknya performa Bella yang sedikit meningkat akhir-akhir ini bisa menjadi cadangan Linda saat diperlukan. Untuk nama yang perlu dipertimbangkan, sepertinya PBSI

Perlu dipertimbangkan : Hera Desi, Mazziyah Nadhir, Hana Ramadhini

MD : Angga Pratama/Ryan Agung Saputro dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Angga/Ryan permainannya sering tidak konsisten. Walau begitu, saya pikir mereka perlu dimasukkan karena secara ranking mereka adalah pasangan ganda putra nomor satu. Sedangkan secara kualitas, saya pikir Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan -lah orangnya. Juara Malaysia Open 2013, semifinal All-England 2013 sudah membuktikan kualitas mereka. Tinggal diasah sedikit ketenangan di poin-poin penting, maka Ahsan/Hendra siap memulangkan kembali Piala Sudirman ke Jakarta.

Perlu dipertimbangkan : Ricky Karanda/Muhammad Ulinnuha, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, Yohanes Rendy Sugiarto/Angriawan Berry

WD : Pia Zebadiah/Rizki Amelia dan Anggia Shitta/Greysia Polii

Perlu dipertimbangkan : Komala Dewi/Jenna Gozali (performa bagus di Macau dan India Open GPG), Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari

XD : Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Muhammad Rijal/Debby Susanto

Pasangan ini juga bagus : Fran Kurniawan Teng/Shendy Puspa Irawarti, Riky Widianto/Puspita Richi Dili, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Lukhi Apri Nugroho/Annisa Saufika (masih muda), Markis Kido/Pia Zebadiah (walau bukan pelatnas, tapi perlu dipertimbangkan karena berhasil masuk sepuluh besar dunia)

1 Komentar

Filed under Badminton

Pemain-pemain Indonesia Yang Turut Meramaikan Denmark Open Super Series Premier 2012

Sebagai negara dengan perbulutangkisan yang terkenal, Denmark punya hak menggelar turnamen sekelas Super Series Premier. Turnamen Super Series Premier adalah turnamen Open yang peringkatnya paling tinggi. Karena prestise ini, banyak pemain bintang yang akan berlaga di turnamen ini.

Tidak ketinggalan Indonesia yang akan mengirim para pebulutangkis terbaiknya ke turnamen ini. Berikut ini data yang berhasil saya himpun untuk pebulutangkis Indonesia yang akan unjuk kebolehan di turnamen yang akan berlangsung tanggal 16 Oktober sampai 20 Oktober 2012 ini :

– Tunggal Putra : Dionysius Hayom Rumbaka, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Sony Dwi Kuncoro

– Tunggal Putri : Maria Febe Kusumastuti, Aprilia Yuswandari, Adrianti Firdasari, Bellaetrix Manuputti

– Ganda Putra : Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan, Bona Septano/Afiat Yuris Wirawan, Angga Pratama/Rian Agung Saputra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

– Ganda Putri : Anneke Feinya Agustin/Nitya Maheswari, Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta, Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris, Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah,

– Ganda Campuran : Alvent Yulianto Chandra/Rizki Amelia Pradipta, Vita Marissa/Robert Blair (pasangan gado-gado), Muhammad Rijal/Debby Susanto, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, Fran Kurniawan Teng/Shendy Puspa Irawati, Riky Widianto/Puspita Richi Dili.

;

Sedikit ringkasan turnamen :

Pada hari pertama, pasangan ganda campuran baru yang baru dipasangkan di Dutch Open 2012 Alvent Yulianto Candra/Rizki Amelia Pradipta harus tersingkir awal setelah kalah dari pasangan Korea Selatan Ki Jung Kim/So Young Kim 21-13 21-14. Pasangan Alvent/Kido dan Hendra/Yoke yang akan bermain dua kali hari ini akan terus melaju bila mereka berhasil mengalahkan semua lawan-lawannya. Pada tengah malam WIB barulah ganda campuran mendapat giliran untuk bermain.

Hanya Dua Wakil Di Semifinal

Bila di perempatfinal masih ada banyak wakil Indonesia, maka di semifinal nanti hanya akan ada dua wakil Indonesia, karena wakil yang lain sudah tumbang di perempatfinal. Di semifinal, Indonesia akan diwakili oleh pasangan baru Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan ganda campuran Tontowi Ahma/Lilyana Natsir. Wakil lainnya yang tersingkir yaitu Sony Dwi Kuncoro (kalah dari Chen Long), Rijal/Susanto (kalah dari Chan Peng Soon/Goh LiuYing), Anneke Feinya/Nitya Maheswari (kalah dari Misaki/Takahashi), Markis Kido/Pia Zebadiah (kalah dari Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir) dan Fran Kurniawan/Shendy Puspa (kalah dari Zhang Nan/Zhao Yunlei)

Untuk menyaksikan siaran langsung Denmark Open Superseries, bisa melalui dua link ini : badmintonworld.tv dan badmintonlink.com . Setahu saya belum ada TV Nasional yang menyiarkan Denmark Open. Nonton badminton lewat live streaming juga seru lho 😀 . Buat yang punya TV kabel bisa menyaksikan di MNC Sport. Baik di livestream maupun TV Kabel pertandingan akan disiarkan mulai pukul 17.00 WIB, karena perbedaan 5 jam antara waktu Denmark dengan WIB

1 Komentar

Filed under Badminton

Butet-Rijal, Satu-Satunya Wakil Indonesia di Final Japan Open 2012

Ada dua hal yang menarik di dua court yang digunakan di Yoyogi National Stadium untuk pertandingan semifinal Japan Open Super Series 2012 hari ini, Sabtu 22 September 2012. Di Court 1, pertandingan berjalan relatif cepat, sedangkan di court 2 pertandingan nampak lebih seru, karena banyak saling kejar-mengejar poin hingga waktu pertandingan yang cukup lama (rata-rata hampir 1 jam-an).

Di court 1, ada dua wakil Indonesia yang tersisa yang akan memperebutkan tiket ke final : Simon Santoso yang melawan Lee Chong Wei dan Muhammad Rijal/Lilyana Natsir yang melawan ganda campuran tuan rumah Shintaro Ikeda/Reiko Shiota.

Lee Chong Wei dengan mudah berhasil mengalahkan Simon Santoso, yang banyak melakukan kesalahan di set 1 dengan skor 21-7 21-17 . Lagi-lagi seperti di Olimpiade 2012, Indonesia kembali berharap pada Lilyana Natsir, yang kali ini turun dengan Muhammad Rijal. Muhammad Rijal sendiri pernah menjuarai Japan Open ketika ia bermain bersama Vita Marissa. Kalau dengan Lilyana Natsir ? Kita lihat saja…

Syukurlah, Lilyana dan Rijal memberi kita sebuah harapan bahwa Indonesia bisa memenangkan sesuatu di Japan Open. Butet/Rijal berhasil menyingkirkan tuan rumah 21-9 21-11 dengan permainan yang cepat. Baru 2 menit pertandingan berjalan, Butet/Rijal sudah unggul 8-3. Pertandingan ini dimenangkan dalam waktu 24 menit.

Di final nanti, Butet/Rijal akan bertemu wakil Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Semoga saja Butet/Rijal bisa memanfaatkan kelemahan Chan Peng Soon yang suka tertekan sendiri untuk bisa memenangkan pertandingan dengan kecepatan-kecepatan mereka. Pertandingan ini akan kemungkinan akan disiarkan secara live streaming pukul 10.oo WIB (pukul 12.00 waktu Tokyo) di link ini : www.badmintonlink.com dan badmintonworld.tv . Berjuang Indonesia !!!

Saya sedikit menyayangkan kekalahan Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan di perempat final kemarin, padahal mereka bisa masuk perempat final dengan mengalahkan pasangan no.3 dunia asal Denmark Mathias Boe/Carsten Morgensen. Yang penting, Indonesia masih ada wakil di final 🙂

Di final, Malaysia menempatkan 3 wakil, sedangkan tuan rumah Jepang 2 wakil, Indonesia, Hong Kong, Thailand, Taiwan dan Korea Selatan menempatkan 1 wakil . Sepertinya Thailand, Taiwan dan Hong Kong berpotensi menjadi kekuatan baru di Asia.

Referensi : tournamentsoftware.com, @BuluTangkisNews

3 Komentar

Filed under Badminton, indonesia, Timnas