Tag Archives: Sony Dwi Kuncoro

7 Bulan Jelang Thomas Cup 2014, Tunggal Putra dan Ganda Putra Pastikan Gelar Juara Indonesia Open GPG 2013 Yogyakarta

Perjuangan calon tim Thomas Cup 2014 di Yogyakarta membuahkan gelar juara. Konsistensi akan terus diuji hingga tujuh bulan mendatang. Dengan kekuatan saat ini, Indonesia punya sedikit harapan menjuarai Thomas Cup 2014 Hyderabad, India.

Gambar

Simon Santoso. badmintonindonesia.org

Gambar

Sony Dwi Kuncoro. badmintonindonesia.org

Gambar

Tommy Sugiarto. badmintonindonesia.org

Gambar

Hayom Rumbaka. badmintonindonesia.org

Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Prestasi Bulutangkis Indonesia di Turnamen Internasional Tahun 2013

Setelah PBSI dipegang oleh bapak Gita Wirjawan dan dengan kepelatihan Rexy Mainaky sang juara olimpiade 1996, perlahan-lahan bulutangkis Indonesia mulai bangkit, dan mulai berprestasi. Apa saja prestasi yang mereka torehkan ? Saya akan mencoba merangkumnya. Semoga daftar ini akan terus bertambah banyak.

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Badminton

33 Negara Peserta Piala Sudirman 2013 (Li-Ning Sudirman Cup 2013)

Sekedar pengetahuan umum buat yang pingin ngerti. Format 33 negara dalam Piala Sudirman dimulai tahun 2011 pada Sudirman Cup 2011 di Qingdao, Cina. Di tahun-tahun sebelumnya, Piala Sudirman dihadiri paling sedikit 28 negara (Piala Sudirman 1989 di Jakarta) dan pernah mencapai paling banyak 59 negara pada Piala Sudirman 1997 di Glasgow, Skotlandia.

Untuk tahun 2013 di Malaysia, Piala Sudirman akan diikuti 33 negara dari 5 konfederasi. Siapa saja mereka

Konfederasi Asia : Cina Taipei (Taiwan), Hong Kong, Kepulauan Filipina, Sri Lanka, Thailand, Singapura, Korea Selatan, Vietnam, Malaysia, India, Indonesia, Jepang, Cina, Kazakhstan

Konfederasi Eropa : Austria, Denmark, Jerman, Lithuania, Belanda, Rusia, Skotlandia, Swedia, Bulgaria, Swiss, Turki, Ukraina, Perancis

Konfederasi Afrika : Afrika Selatan

Konfederasi Oceania : Australia, Selandia Baru

Konfederasi Pan America : Amerika Serikat, Jamaika, Kanada

Sampai Tahun 2011, Hanya 3 Negara Yang Berhasil Juara

Walau ada banyak negara yang mengikuti ajang Piala Sudirman, namun hanya 3 negara yang berhasil menjuarai Piala Sudirman. Indonesia pernah menjuarai satu kali saat Piala Sudirman diselenggarakan pertama kali di Jakarta tahun 1989. Selanjutnya piala ini belum pernah pulang kembali ke Jakarta. Cina menjadi negara yang paling banyak menjuarai Piala Sudirman sebanyak delapan kali (1995-2001 dan 2005-2011). Korea Selatan menjadi nomor satu dalam tiga kesempatan, yaitu tahun 1991, 1993 dan 2003. Denmark selama ini paling banter hanya menjadi semifinalis, begitu pula Malaysia.

Halim Haryanto Ho Bermain Untuk Amerika Serikat

Salah satu mantan juara All England dan Kejuaraan Dunia di nomor ganda putra asal Indonesia, Halim Haryanto Ho, akan bermain untuk Amerika Serikat di Piala Sudirman 2013. Bersama beberapa nama Indonesia seperti Jamie Subandhi dan Jimmy Pohan, Amerika Serikat yang merupakan salah satu tim terkuat di konfederasi Pan Amerika siap membuat kejutan. Beberapa nama pemain yang sering berseliweran seperti Paula Lynn Obanana, Sattawat Pongnairat, Phillip Chew dan Wang Iris juga memperkuat tim Amerika Serikat. Halim Haryanto yang lahir di Bandung pada 23 September 1976 pindah ke Amerika Serikat dan memperoleh kewarganegaraan Amerika Serikat pada tahun 2011.

PBSI Merilis Tim Bayangan Untuk Piala Sudirman 2013

Mengusung misi menjuarai Piala Sudirman 2013 di Malaysia, tentu bukan tugas mudah. Untuk itu PBSI memilih para kandidat pemain yang akan dibawa ke turnamen Piala Sudirman. PBSI telah merilis 28 pemain yang akan masuk skuad bayangan. Pemain yang akan diberangkatkan nanti ke Malaysia akan berjumlah 20 orang, dan akan ditetapkan tanggal 6 Mei 2013

Berikut adalah 28 nama pebulutangkis yang masuk ke dalam tim bayangan:

1. Sony Dwi Kuncoro
2. Tommy Sugiarto
3. Simon Santoso
4. Dionysius Hayom Rumbaka
5. Linda Wenifanetri
6. Aprilia Yuswandari
7. Adriyanti Firdasari
8. Bellaetrix Manuputty
9. Maria Febe Kusumastuti
10. Rian Agung Saputro
11. Angga Pratama
12. Hendra Setiawan
13. Mohammad Ahsan
14. Muhammad Ulinnuha
15. Ricky Karandasuwardi
16. Nitya Krishinda Maheswari
17. Anneke Feinya Agustine
18. Suci Rizky Andini
19. Della Destiara Haris
20. Greysia Polii
21. Meiliana Jauhari
22. Tiara Rosalia Nuraidah
23. Tontowi Ahmad
24. Liliyana
25. Muhammad Rijal
26. Debby Susanto
27. Fran Kurniawan Teng
28. Shendy Puspa Irawati

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Babak Dua Korea Open SSP 2013 : Markis/Pia Bikin Kejutan

Pasangan Kakak-Beradik Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth Mengalahkan Pasangan Peringkat Tiga Dunia

Markis Kido dan Pia Zebadiah Bernadeth sukses melaju ke babak perempat final setelah membuat kejutan dengan mengalahkan pasangan peringkat tiga dunia asal Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying lewat pertandingan tiga set 12-21 21-15 21-13 . Pasangan kakak beradik ini tampil dengan pertahanan yang bagus terhadap smash-smash kencang yang biasa dilancarkan oleh Chan Peng Soon.

Pasangan ganda campuran nomor satu Indonesia Butet/Owi juga berhasil melangkah ke perempat final setelah menang meyakinkan atas pasangan Jepang Kenichi Hayakawa/Misaki Matsutomo 21-4 21-11 dan hanya butuh 21 menit untuk menang.

Di lain pihak, pasangan Muhammad Rijal/Debby Susanto sukses kalah dengan tragis. Sempat unggul 19-14 dan 20-17 atas pasangan Korea Ki Jung Kim/Kyung Jung Eun, akhirnya pasangan Indonesia kalah di set pertama 20-22, dan di set dua pun juga kalah 14-21. Kesalahan dua kali nyaris menang yang dilakukan pasangan Rijal/Debby perlu diperbaiki.

Pemain yang belum tanding : Sony Dwi Kuncoro, Vita Marissa/Aprilsasi Putri, Greysia Polii/Meiliana Jauhari

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Usulan Tim Sudirman Cup 2013 (update 19 Maret 2013)

Catatan : Karena ada beberapa pasangan baru yang terbentuk di awal tahun 2013, dan perubahan performa beberapa pemain, maka saya putuskan untuk memperbarui artikel ini

Di tahun 2013, ada satu turnamen besar yang tidak kalah dengan Thomas Cup-Uber Cup, yaitu Piala Sudirman yangbakan diselenggarakan tanggal 19-26 Mei di Malaysia. Sebagai warga Indonesia, kita semua tentu berharap tahun 2013 kita bisa merebut Piala Sudirman, yang selama ini didominasi oleh Cina dan Malaysia. Apalagi Sudirman Cup ini adalah salah satu fokus Rexy Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI selain All England dan kejuaraan dunia BWF (BWF World Championship) . Indonesia tercatat baru sekali memenangkan Piala Sudirman ketika diadakan untuk pertama kalinya di Jakarta. Sesudah itu trofi kompetisi yang namanya diambil dari nama Dick Sudirman ini belum “mudik” lagi ke Jakarta.

Kali ini, saya hendak membuat usulan pemain yang menurut saya cocok untuk dikirim ke Piala Sudirman tahun depan. Beberapa fan page badminton dan BL di facebook juga sudah membuat versi mereka sendiri. Yang saya tulis kali ini adalah versi saya sendiri, yang saya susun berdasarkan permainan masing-masing. Versi saya ini mungkin berbeda dari pendapat yang lain

MS : Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro.yoDimana Simon dan Hayom ?
Hmmm, Simon dan Hayom mungkin adalah dua MS Indonesia yang rankingnya teratas, namun melihat performa dua pemain ini akhir-akhir ini, rasanya mereka tidak cukup bagus untuk ikut Sudirman Cup. Namun kalau mereka nantinya bermain cukup bagus di turnamen awal tahun seperti Korea Open SSP 2013, Malaysia Open SS 2013 dll. mereka bisa dipertimbangkan.

Namun, sepertinya saya akan dengan mantap mencoret Hayom, karena performa Hayom yang sangat buruk di All England dan Swiss Open. Seharusnya dengan peringkat dan umur Hayom sekarang, ia harus mampu bersaing dengan pemain-pemain kelas atas. Saya makin mantap memilih Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro, sambil berharap Simon Santoso segera sembuh dan kembali ke performa terbaiknya, serta Wisnu Yuli Prasetyo bermain makin baik.

Dipertimbangkan : Wisnu Yuli Prasetyo, Riyanto Subagja, Arief Gifar Ramadhan

WS : Lindaweni Fanetri dan Bellaetrix Manuputti

Saat ini, Lindaweni adalah pebulutangkis tunggal putri terbaik Indonesia. Kalau pemain lain sering dapat julukan miss R1 (karena di R1 sudah tersingkir), maka saya memberi Lindaweni julukan miss runner-up karena beberapa kali meraih runner-up di 2012. Lindaweni kerap merepotkan pemain-pemain uang kemampuannya diatas dia dengan mental yang tangguh dan stamina yang tahan lama, walau kadang mentok di angka 20 saat rubber game. Apalagi Lindaweni baru saja menjuarai India Open GPG 2012 dengan mengalahkan Sindhu P.V di final, membuat saya semakin yakin dia adalah calon yang pas untuk dikirim ke Kuala Lumpur tahun depan.

Untuk pembaruan edisi 19 Maret 2013, saya mencoret nama Firdasari dan memutuskan untuk memasukkan Bellaetrix Manuputti. Walau sebenarnya menurut saya hanya Lindaweni yang bisa bermain di level tertinggi, setidaknya performa Bella yang sedikit meningkat akhir-akhir ini bisa menjadi cadangan Linda saat diperlukan. Untuk nama yang perlu dipertimbangkan, sepertinya PBSI

Perlu dipertimbangkan : Hera Desi, Mazziyah Nadhir, Hana Ramadhini

MD : Angga Pratama/Ryan Agung Saputro dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Angga/Ryan permainannya sering tidak konsisten. Walau begitu, saya pikir mereka perlu dimasukkan karena secara ranking mereka adalah pasangan ganda putra nomor satu. Sedangkan secara kualitas, saya pikir Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan -lah orangnya. Juara Malaysia Open 2013, semifinal All-England 2013 sudah membuktikan kualitas mereka. Tinggal diasah sedikit ketenangan di poin-poin penting, maka Ahsan/Hendra siap memulangkan kembali Piala Sudirman ke Jakarta.

Perlu dipertimbangkan : Ricky Karanda/Muhammad Ulinnuha, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, Yohanes Rendy Sugiarto/Angriawan Berry

WD : Pia Zebadiah/Rizki Amelia dan Anggia Shitta/Greysia Polii

Perlu dipertimbangkan : Komala Dewi/Jenna Gozali (performa bagus di Macau dan India Open GPG), Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari

XD : Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Muhammad Rijal/Debby Susanto

Pasangan ini juga bagus : Fran Kurniawan Teng/Shendy Puspa Irawarti, Riky Widianto/Puspita Richi Dili, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Lukhi Apri Nugroho/Annisa Saufika (masih muda), Markis Kido/Pia Zebadiah (walau bukan pelatnas, tapi perlu dipertimbangkan karena berhasil masuk sepuluh besar dunia)

1 Komentar

Filed under Badminton

Hong Kong Open Super Series 2012

– Senin 20 November 2012

Bellaetrix Manuputti dan Andre Kurniawan Tedjono berhasil lolos dari kualifikasi.

Baik Bellaetrix maupun Andre nyaris saja tersingkir. Namun performa Bellaetrix yang angin-anginan lebih mendapat sorotan dari pecinta bulutangkis. Di fan page Badminton Mania tempat saya mengikuti livescorenya, kebanyakan pendukung lebih memilih menunggu update skor pertandingan dari Bella ketimbang Andre. Ya, performa Bella memang lebih bikin senam jantung akhir-akhir ini :D. Sampai-sampai setelah Bella menang, lewat update skornya mimin FP Badminton Mania berkomentar “Bella gak jadi didemo” . Hahaha, ada-ada saja

Pada set pertama Bella “diajari bagaimana caranya main bulutangkis” 21-6 oleh bocah asal Jepang Nozumi Okuhara (Nozumi umur 18 tahun, Bella 24 tahun). Tidak mau kalah dari bocah, Bella langsung bangkit dan “mengajari” Okuhara dengan menang dua set 21-16 21-18. Bella maju ke R1 dan ditunggu oleh lawan berat lainnya, yaitu juara WJC 2012 asal India Sindhu P.V . Kalaupun berhasil melewati Sindhu P.V, Bella kemungkinan akan bertemu peraih medali emas Olimpiade 2012 Li Xuerui. Semoga beruntung ya Bella, harapan kami semua kamu bisa lebih dari sekadar miss R1/R2.

Andre Kurniawan Tedjono yang sempat unggul di set pertama melawan Tanongsak Saensomboonsuk [THA] akhirnya kalah dulu 19-21, namun akhirnya menang rubber 21-10 21-14. Di R1, dia langsung bertemu peraih medali perunggu olimpiade 2012 Chen Long.

Di R1, kita akan menunggu perjuangan dari para wakil-wakil Indonesia lainnya :

– Tungga Putra

Takuma UEDA [JPN] – Taufik HIDAYAT [INA]

Wing Ki WONG [HKG] – Tommy SUGIARTO [INA]

Sony Dwi KUNCORO [INA] – Hans-Kristian VITTINGHUS [DEN]

Daren LIEW [MAS] – Dionysius Hayom RUMBAKA [INA]

Andre Kurniawan TEDJONO [INA] – Long CHEN [2] [CHN]

– Tunggal Putri

Hsiao Ma PAI [TPE] – Desi HERA [INA]

Xiao Jia CHEN [CHN] – Lindaweni FANETRI [INA]

Ratchanok INTANON [THA] – Adrianti FIRDASARI [INA]

Aprilla YUSWANDARI [INA] – Saina NEHWAL [3] [IND]

Sindhu P. V. [IND] – Belaetrix MANUPUTI [INA]

– Ganda Putra

Angga PRATAMA/Ryan Agung SAPUTRA [8] [INA] – Baptiste CAREME/Gaetan MITTELHEISSER [FRA]

Alvent Yulianto CHANDRA/Markis KIDO [INA] – Manu ATTRI/Sumeeth Reddy B. [IND]

Teik Chai GAN/Soon Hock ONG [MAS] – Bona SEPTANO/Afiat Yuris WIRAWAN [INA]

Yonathan Suryatama DASUKI/Hendra Aprida GUNAWAN [INA] – Hirokatsu HASHIMOTO/Noriyasu HIRATA [7] [JPN]

Ingo KINDERVATER/Johannes SCHOETTLER [GER] – Mohammad AHSAN/Hendra SETIAWAN [INA]

Hafiz FAISAL/Putra Eka RHOMA [INA] – Pranaav Jerry CHOPRA/Akshay DEWALKAR [IND]

– Ganda Putri

Suci Rizky ANDINI/Della Destiara HARIS [INA] – Shih Chieh HUNG/Fang Chien WU [TPE]

Pia Zebadiah BERNADETH/Rizki Amelia PRADIPTA [INA] – Kai Hsin CHIANG/Pei-Ling TSAI [TPE]

Meiliana JAUHARI/Greysia POLII [INA] – Tatjana BIBIK/Anastasia CHERVAYKOVA [RUS]

– Ganda Campuran

Muhammad RIJAL/Debby SUSANTO [5] [INA] – Vitalij DURKIN/Nina VISLOVA [RUS]

Akshay DEWALKAR/Pradnya GADRE [IND] – Fran KURNIAWAN/Shendy Puspa IRAWATI [6] [INA]

Gaetan MITTELHEISSER/Emilie LEFEL [FRA] – Markis KIDO/Pia Zebadiah BERNADETH [INA]

Arun VISHNU/Aparna BALAN [IND] – Riky WIDIANTO/Puspita Richi DILI [INA]

Referensi :

Tournamentsoftware.com

FP ToLyn Anggry’s (Badminton Freaker) http://www.facebook.com/pages/Tolyn-AnggRys-Badminton-Freakers/158363797567619

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Tembok Cina Sudah Menghadang Indonesia di China Open Super Series Premiere 2012

Ada dua turnamen badminton yang diselenggarakan minggu ini, 13-18 November 2012, yaitu Maybank Malaysia Internasional Series 2012 dan Li Ning China Open Super Series Premiere 2012. Namun di China Open, Indonesia sedikit kurang beruntung karena harus berhadapan dengan beberapa “Tembok Cina” di babak-babak awal. Bahkan hari ini Bellaetrix Manuputtin harus tumbang awal di final kualifikasi saat melawan mantan pemain tunggal putri nomor satu Cina Wang Lin.

Di R1, Aprilia Yuswandari langsung bertemu unggulan satu asal tuan rumah Wang Yihan di nomor tunggal putra, Hera Desi bertemu unggulan keenam Jiang Yanjiao, Tommy Sugiarto harus bertemu unggulan dua Chen Jin. Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris yang langsung berhadapan dengan ganda putri Cina yang sedang naik daun Ma Jin/Tang Jinhua. Sony Dwi Kuncoro juga akan menantang pemain muda Cina Du Pengyu. Walaupun sudah dapat lawan yang berat di awal, saya punya sedikit optimistis Indonesia bisa memberikan kejutan, mungkin lewat Sony Dwi Kuncoro yang punya rekor pertemuan yang bagus dengan Du Pengyu dan Tommy Sugiarto yang kadang bikin kejutan lewat permainan PHP-nya . Asal pemain Indonesia tidak “keder” duluan saat berhadapan dengan pemain Cina, pasti bisa.

Alvent Yulianto Chandra/Markis Kido akan berhadapan dulu dengan pasangan India Manu Attri/Sumeeth Reddy. Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir akan melawan pasangan Thailand Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul. Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati melawan ganda campuran Korea Selatan Yoo Yeon Seong/Jang Ye Na. Ganda campuran masa depan Indonesia Riky Widianto/Puspita Richi Dili akan berhadapan dengan pasangan Thailand Patiphat Chalardchaleam/Savitree Amitrapai, Gebby Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah akan bertemu pasangan Rusia Anastasia Propenko/Nina Vislova. Sedangkan ganda putri nomor dua Indonesia Pia Zebadiah/Rizki Amelia tidak ikut dalam turnamen ini. Wakil-wakil ini yang tidak bertemu dengan pemain Cina di R1 harus bisa melaju semuanya R2.

Good Luck Indonesia !

Update Jum’at

Perjuangan Indonesia semakin berat. Setelah di R1 semua wakil yang berhadapan dengan tembok Cina kalah (kecuali Sony Dwi Kuncoro), Fran Kurniawan/Shendy Puspa pun harus tersingkir juga di R1 setelah kalah rubber. Di perempat final wakil yang tersisa hanya tiga, setelah Sony Dwi Kuncoro kalah rubber dengan tunggal putra masa depan Tiongkok Wang Zhengming, Alvent/Kido kalah di tangan Chai Biao/Zhang Nan. Beruntung Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Riky Widianto/Puspita Richi bisa menang, sedangkan ganda putri Gebby Imawan/Tiara Rosalia maju karena unggulan satu tuan rumah Tian Qing/Zhao Yunlei mengundurkan diri.

Drawing perempat final :

Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir [3] vs Tao Jiaming/Tang Jinhua (CHN)

Riky Widianto/Puspita Richi Dili vs Chan Peng Soon/Goh Liu Ying [5] (MAS). Walau performa pasangan Malaysia ini sempat anjlok drastis di Olimpiade London 2012, performa mereka melonjak pesat di beberapa turnamen, sudah banyak pasangan Indonesia yang tumbang di tangan mereka. Harapan kita kali ini mereka yang tumbang di tangan pemain Indonesia.

Gebby Imawan/Tiara Rosalia vs Hye Won Eom/Jang Ye Na [8] (KOR) . Semoga beruntung, Gebby-Tiara, kalian patut diperhitungkan kalau bisa mengalahkan andalan Korsel ini.

Livestream bisa di badmintonworld.tv , kabarnya MNC Sport 2 juga menyiarkan turnamen ini secara langsung

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton