Tag Archives: Wisnu Yuli Prasetyo

Tidak Semua Pebulutangkis Terbaik Indonesia Dikirim Ke SEA Games 2013

Teka-teki siapa pemain Indonesia yang akan dikirim ke SEA Games kini sudah jelas. Sebelumnya, topik ini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar bulutangkis, karena PBSI ditarget KONI untuk meraih medali emas, dan masuknya nama-nama pemain top Indonesia ke kandidat skuad SEA Games 2013 membuat beberapa orang berpikir bahwa Indonesia lebih memilih SEA Games daripada BWF Super Series Finals 2013 yang jadwalnya hampir bersamaan.

Namun dari rilis pemain Indonesia yang akan dikirim ke SEA Games, kita tidak melihat nama-nama pemain top Indonesia seperti Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang harus mengikuti turnamen BWF Super Series Finals 2013 Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton

Usulan Tim Sudirman Cup 2013 (update 19 Maret 2013)

Catatan : Karena ada beberapa pasangan baru yang terbentuk di awal tahun 2013, dan perubahan performa beberapa pemain, maka saya putuskan untuk memperbarui artikel ini

Di tahun 2013, ada satu turnamen besar yang tidak kalah dengan Thomas Cup-Uber Cup, yaitu Piala Sudirman yangbakan diselenggarakan tanggal 19-26 Mei di Malaysia. Sebagai warga Indonesia, kita semua tentu berharap tahun 2013 kita bisa merebut Piala Sudirman, yang selama ini didominasi oleh Cina dan Malaysia. Apalagi Sudirman Cup ini adalah salah satu fokus Rexy Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI selain All England dan kejuaraan dunia BWF (BWF World Championship) . Indonesia tercatat baru sekali memenangkan Piala Sudirman ketika diadakan untuk pertama kalinya di Jakarta. Sesudah itu trofi kompetisi yang namanya diambil dari nama Dick Sudirman ini belum “mudik” lagi ke Jakarta.

Kali ini, saya hendak membuat usulan pemain yang menurut saya cocok untuk dikirim ke Piala Sudirman tahun depan. Beberapa fan page badminton dan BL di facebook juga sudah membuat versi mereka sendiri. Yang saya tulis kali ini adalah versi saya sendiri, yang saya susun berdasarkan permainan masing-masing. Versi saya ini mungkin berbeda dari pendapat yang lain

MS : Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro.yoDimana Simon dan Hayom ?
Hmmm, Simon dan Hayom mungkin adalah dua MS Indonesia yang rankingnya teratas, namun melihat performa dua pemain ini akhir-akhir ini, rasanya mereka tidak cukup bagus untuk ikut Sudirman Cup. Namun kalau mereka nantinya bermain cukup bagus di turnamen awal tahun seperti Korea Open SSP 2013, Malaysia Open SS 2013 dll. mereka bisa dipertimbangkan.

Namun, sepertinya saya akan dengan mantap mencoret Hayom, karena performa Hayom yang sangat buruk di All England dan Swiss Open. Seharusnya dengan peringkat dan umur Hayom sekarang, ia harus mampu bersaing dengan pemain-pemain kelas atas. Saya makin mantap memilih Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro, sambil berharap Simon Santoso segera sembuh dan kembali ke performa terbaiknya, serta Wisnu Yuli Prasetyo bermain makin baik.

Dipertimbangkan : Wisnu Yuli Prasetyo, Riyanto Subagja, Arief Gifar Ramadhan

WS : Lindaweni Fanetri dan Bellaetrix Manuputti

Saat ini, Lindaweni adalah pebulutangkis tunggal putri terbaik Indonesia. Kalau pemain lain sering dapat julukan miss R1 (karena di R1 sudah tersingkir), maka saya memberi Lindaweni julukan miss runner-up karena beberapa kali meraih runner-up di 2012. Lindaweni kerap merepotkan pemain-pemain uang kemampuannya diatas dia dengan mental yang tangguh dan stamina yang tahan lama, walau kadang mentok di angka 20 saat rubber game. Apalagi Lindaweni baru saja menjuarai India Open GPG 2012 dengan mengalahkan Sindhu P.V di final, membuat saya semakin yakin dia adalah calon yang pas untuk dikirim ke Kuala Lumpur tahun depan.

Untuk pembaruan edisi 19 Maret 2013, saya mencoret nama Firdasari dan memutuskan untuk memasukkan Bellaetrix Manuputti. Walau sebenarnya menurut saya hanya Lindaweni yang bisa bermain di level tertinggi, setidaknya performa Bella yang sedikit meningkat akhir-akhir ini bisa menjadi cadangan Linda saat diperlukan. Untuk nama yang perlu dipertimbangkan, sepertinya PBSI

Perlu dipertimbangkan : Hera Desi, Mazziyah Nadhir, Hana Ramadhini

MD : Angga Pratama/Ryan Agung Saputro dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Angga/Ryan permainannya sering tidak konsisten. Walau begitu, saya pikir mereka perlu dimasukkan karena secara ranking mereka adalah pasangan ganda putra nomor satu. Sedangkan secara kualitas, saya pikir Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan -lah orangnya. Juara Malaysia Open 2013, semifinal All-England 2013 sudah membuktikan kualitas mereka. Tinggal diasah sedikit ketenangan di poin-poin penting, maka Ahsan/Hendra siap memulangkan kembali Piala Sudirman ke Jakarta.

Perlu dipertimbangkan : Ricky Karanda/Muhammad Ulinnuha, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, Yohanes Rendy Sugiarto/Angriawan Berry

WD : Pia Zebadiah/Rizki Amelia dan Anggia Shitta/Greysia Polii

Perlu dipertimbangkan : Komala Dewi/Jenna Gozali (performa bagus di Macau dan India Open GPG), Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari

XD : Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Muhammad Rijal/Debby Susanto

Pasangan ini juga bagus : Fran Kurniawan Teng/Shendy Puspa Irawarti, Riky Widianto/Puspita Richi Dili, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Lukhi Apri Nugroho/Annisa Saufika (masih muda), Markis Kido/Pia Zebadiah (walau bukan pelatnas, tapi perlu dipertimbangkan karena berhasil masuk sepuluh besar dunia)

1 Komentar

Filed under Badminton

Hasil Semifinal Taipei Open GPG 2012

Hasil yang positif berhasil diraih oleh Indonesia dalam turnamen Taipei Open Grand Prix Gold 2012. Kecuali untuk nomor tunggal putra, Indonesia meloloskan setidaknya satu wakil di nomor lainnya, bahkan Indonesia sudah pasti menjuarai nomor ganda putri karena akan terjadi All-Indonesian Finals.

Pasangan Rijal/Susanto memastikan langkah ke final setelah mengalahkan pasangan senegaranya Riky Widianto/Puspita Richi Dili straight set 21-14 21-15. Di final mereka akan bertemu Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah yang sukses mengalahkan pasangan Malaysia Ong Jian Guo/Khe Wei Woon.

Lewat perjuangan yang panjang, seru (dan mungkin melelahkan), Lindaweni “Liwe” Fanetri berhasil mengandaskan tuan rumah Pai Hsiao Ma dengan menang rubber set 21-14 19-21 dan 21-10. Pertandingan ini diwarnai dengan kejar-kejaran poin sejak di set pertama. Namun tuan rumah hanya bisa mengemas 14 poin di set pertama sebelum akhirnya sisa poin direbut oleh Liwe yang menang 21-14 di set pertama. Di set kedua, kejar-kejaran poin jauh lebih seru lagi, Liwe sempat unggul 9-6 lalu dikejar tuan rumah. Tuan rumah sempat unggul 17-14 sebelum Liwe mengejarnya hingga skor menjadi sama 19-19, sayangnya Liwe gagal menang straight set karena di set kedua ini ia kalah 21-19. Di set ketiga, Liwe yang sepertinya punya keunggulan stamina berhasil menggebrak langsung. Liwe sempat unggul 6-0, 10-4, dan setelah tuan rumah mengemas 10 poin, tuan rumah tidak mampu menambah perolehan poin sehingga Liwe Fanetri menang 21-10 di set ketiga. Di final, ia akan bertemu dengan unggulan satu dari tuan rumah Tai Tzu Ying yang berhasil maju setelah menang susah payah melawan Yip Pui Yin (Hong Kong). Selamat berjuang Kak Liwe, semoga berhasil menjadi juara :D.

Pasangan Malaysia Kah Ming Chooi/Yao Han Ow sempat membuat fans Indonesia khawatir pasangan ganda putra mereka Angga Pratama/Rian Agung Saputro tidak bisa melaju ke final, karena permainan Malaysia yang sangat menggebrak sejak awal. Malaysia bahkan sempat meraih game point terlebih dahulu di poin 20-17, sebelum akhirnya Angga/Rian berhasil menghidupkan lagi harapan setelah menyamakan kedudukan dan berhasil menang 25-23 di set pertama. Kemenangan Indonesia di set kedua 21-18 memastikan Indonesia maju ke final.

Wisnu Yuli Prasetyo yang di perempat final mampu menjegal raksasa Hong Kong Hu Yun kali ini gagal melaju setelah kalah straight set melawan wakil tuan rumah Tien Chen Chou. Kalah 21-8 di set pertama, setidaknya Wisnu tidak kalah memalukan di set kedua setelah “hanya kalah” 23-21.

Di ganda putri, Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta memaksa pebulutangkis putri Malaysia Khe Wei Woon menelan kekalahan keduanya hari ini. Setelah kalah bersama Ong Jian Guo, Wei Woon harus kalah lagi bersama Vivian Kah Mun Hoo straight set 21-15 21-15. Set kedua pertandingan ini cukup seru, karena setelah Pia/Rizki unggul 8-1, kesalahan demi kesalahan dibuat pasangan Indonesia sehingga Malaysia berhasil menyalip. Duel seru pun terjadi, disertai hujan smash. Si cantik Rizki Amelia sempat membuat penonton khawatir dengan dua kali terjatuh dengan posisi jatuh yang berbahaya (mengingatkan saya pada cedera yang diderita Lee Chong Wei saat melawan Peter Gade di Thomas Cup sehingga Chong Wei harus istirahat tiga bulan). Untungnya tidak terjadi apa-apa pada pebulutangkis kelahiran Solo ini, bahkan dengan smash-smashnya ia berhasil mengandaskan perlawanan Malaysia di set kedua dengan skor 21-15. Di final nanti pasangan ini akan bertemu dengan pemenang pertandingan Gebby/Tiara vs Suci/Della. All-Indonesian Finals di ganda putri, Indonesia sudah pasti menang di nomor ganda putri :D.

Tinggalkan komentar

Filed under Badminton